Nur Mahmudi Bantah Terlibat Kasus Korupsi Pembebasan Lahan
Rabu, 27 Jul 2005 23:11 WIB
Jakarta - Nur Mahmudi dituduh terlibat dalam kasus pembebasan lahan sejuta hektar di Kalimantan Timur, saat menjabat Menteri Kehutanan dan Perkebunan era Gus Dur. Namun, Nur Mahmudi membantah tuduhan tersebut."Bukan saya yang dituduh, tapi orang lain," kata Nur Mahmudi, usai jumpa pers tentang hasil Sidang Komisi Munas I PKS, di Hotel Atlit Century Park, Senayan, Jakarta, Rabu (27/7/2005).Namun Nur Mahmudi menolak menyebutkan siapa orang yang dimaksudnya tersebut."Saya rasa kurang etis untuk diceritakan oleh saya. Biar KPK saja yang cerita," kilah Nur Mahmudi.Nur Mahmudi mengaku dirinya diperiksa KPK pada tanggal 18 Juli 2005 lalu, terkait kasus ini. Tapi ia membantah jika dirinya diperiksa sebagai tersangka."Saya hanya diundang KPK untuk menjelaskan tentang prosedur terbitnya usaha perkebunan. Waktu itu ditanyakan tentang mekanisme permohonan yang diajukan kepada menteri, langsung atau tidak. Jadi saya di situ hanya menjelaskan iya atau tidak," katanya.Ketika ditanya apakah kemunculan kasus ini terkait dengan terpilihnya Ia sebagai Walikota Depok, Nur Mahmudi hanya menjawab datar. "Kalau ada orang yang memanfaatkan momen ini, ya silahkan saja," ujarnya.PKS Persilakan Nur Mahmudi DiperiksaPresiden PKS Tiffatul Sembiring mempersilakan KPK memproses Nur Mahmudi secara hukum jika memang terbukti bersalah. Menurutnya, PKS adalah partai yang taat hukum dan konstitusi."Kalau memang benar Nur Mahmudi bersalah, ya tak usah khawatir kepada para penegak hukum. Karena semua unsur masyarakat dalam pandangan PKS, berdiri sama saja," kata Tiffatul.Tapi Tiffatul berharap pengungkapan kasus ini tidak dijadikan sebagai komoditas politik saja. "Jadi perlakukan dengan prosedur yang benar, jangan hanya fitnah dan menyebar isu," tegasnya.Sementara itu, pelaksanaan Munas I PKS dibuka oleh Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. Turut hadir Wapres Jusuf Kalla, Ketua DPR Agung Laksono, Ketua DPD Ginandjar Kartasasmita, dan Ketua BPK Anwar Nasution.Tiga menteri asal PKS, yakni Menpora Adhyaksa Dault, Menpera M Yusuf Ashari, dan Mentan Anton Apriantono, juga hadir dalam acara ini.
(fab/)











































