"Itu hak politik beliau untuk mendukung siapa saja," kata Yahya kepada wartawan di kantor DPP PSI, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018).
Dia menuturkan, meskipun latar belakang ulama, TGB berhak memberikan dukungan kepada siapa pun untuk Pilpres 2019.
"Ulama itu kan juga manusia, jadi sama-sama punya hak yang sama dengan rakyat yang lain untuk mendukung siapa pun yang didukung," ucapnya.
TGB sebelumnya mengaku mendukung Jokowi lanjut dua periode dengan alasan untuk kemaslahatan bangsa. Ada tiga poin yang mendasari keputusan itu.
"Jadi keputusan apa pun itu harus mempertimbangkan kemaslahatan bangsa, umat, dan akal sehat. Keseluruhan dari tiga hal ini, menurut saya, pantas dan fair kalau kita beri kesempatan kepada Bapak Presiden Jokowi untuk menyelesaikan tugas-tugas yang selama 4 tahun ini beliau mulai," kata TGB, Rabu (4/7). (idh/idh)











































