DetikNews
Kamis 12 Juli 2018, 15:36 WIB

Jelang Pemilu, Dukun Perempuan Ini Laris Manis Didatangi Caleg

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jelang Pemilu, Dukun Perempuan Ini Laris Manis Didatangi Caleg Ilustrasi (edi/detikcom)
Maros - Rumah Daeng Manno tampak lengang. Di depan rumahnya, jualan kelontong. Meski rumah di Jalan Poros Maros-Makassar itu tampak sederhana, siapa nyana bila malam banyak orang penting datang. Selidik punya selidik, tamunya minta 'doa' agar bisa duduk di kursi DPR.

"Saya sudah didatangi tiga orang yang hendak maju sebagai anggota dewan di kabupaten dan provinsi," kata Daeng Manno saat berbincang dengan detikcom, Kamis (12/7/2018).

Di Sulawesi Selatan, orang pintar biasa disebut dengan 'Sanro' atau 'Tau Macca (orang pintar) dan dalam istilah umumnya dipanggil dukun atau paranormal. Meski pemilu baru akan dilaksanakan 1 tahun ke depan, para paranormal ini mulai ramai didatangi.

Daeng Manno adalah seorang perempuan dan kesehariannya berjualan kelontong. Namun, dia juga sering menerima 'tamu' yang ingin meminta nasihat darinya, termasuk meminta jalan agar dimudahkan duduk di kursi dewan.

"Mereka biasanya datang malam hari. Kalau siang kan mereka malu karena takut ketahuan orang. Saat datang mereka mengutarakan niatnya untuk maju sebagai anggota dewan dan meminta agar jalannya dimudahkan," ungkap perempuan berjilbab itu.

Sebagai cantoh, beberapa hari lalu dia menerima seorang perempuan yang hendak kembali duduk sebagai anggota dewan di daerahnya. Perempuan itu disebut sebagai 'pelanggan' tetap dirinya. Perempuan itu mempertanyakan apakah ada kans dia kembali duduk di legislatif kabupaten.

"Dia sampaikan niatnya. Lalu orang ini memberitahu siapa lawan-lawannya dan minta dibukakan aura kharismanya agar masyarakat senang melihat dan memilihnya," ujar sanro yang belum menginjak usia 40 tahun itu.

Menurutnya, jelang-jelang pemilihan legislatif saat ini, banyak orang yang sudah meminta janji untuk bertemu dirinya. Mereka bisa menghubungi Daeng Manno lewat teleponnya sebelum akhirnya datang bertamu.

"Ada beberapa yang sudah tanya kabar. Tapi tidak semua saya iyakan bertemu. Ada yang tidak saya tanggapi karena saya baca orangnya tidak baik," kata Daeng Manno ini.

Saat detikcom hendak melihat ruang praktiknya di dalam rumah, ia menolak dengan halus.


(fiq/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed