"Di sana ada beberapa kamar dan kuncinya bisa dibuka hanya satu kunci master card ini. Mereka cleaning service atau OB ya, jadi dapat akses kamar-kamar kos tersebut," kata Wakapolresta Depok AKBP Arif Budiman kepada wartawan di kantornya, Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Kamis (12/7/2018).
Ketiga pelaku adalah M Ilaludin, Reinhard Suratiho Zefanya, dan Asep Awaludin. Mereka adalah petugas yang sehari-hari membersihkan kamar kos para mahasiswa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi memamerkan barang bukti pencurian di kosan WN Korsel. (Matius Alfonso/detikcom) |
Ketiga pelaku membawa uang senilai total Rp 13 juta di kamar kos. Uang hasil kejahatan itu digunakan untuk beli ponsel baru dan makan-makan.
Kasus ini terungkap setelah delapan mahasiswa WN Korsel kehilangan uang di kamar kos. Mereka kemudian memasang kamera tersembunyi untuk mencari tahu pelaku pencurian.
"Terbongkarnya dari korban sendiri sudah curigai dari hari pertama sampai kedua. Akhirnya mereka memasang suatu kamera tersembunyi, dipasang di kamar. Kelihatan (pelaku) akhirnya dari handphone," tuturnya. (mea/mea)











































Polisi memamerkan barang bukti pencurian di kosan WN Korsel. (Matius Alfonso/detikcom)