DetikNews
Kamis 12 Juli 2018, 15:24 WIB

Bela Susi, Hanura: Fahri Berpandangan Negatif Terus

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Bela Susi, Hanura: Fahri Berpandangan Negatif Terus Susi Pudjiastuti dan Fahri Hamzah (Foto: dok. pool)
Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mempertanyakan pernyataan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti soal 'pemberantasan illegal fishing adalah langkah awal'. Hanura membela Susi.

Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir menilai Fahri tak paham dengan bahasa yang digunakan Susi, sehingga tak paham apa yang dimaksud dari pernyataan Susi.

"Fahri memang berpandangan negatif terus ke Jokowi dan Susi. Selain itu, dia kurang paham tentang bahasa," kata Inas kepada wartawan, Kamis (12/7/2018).



Inas juga menilai sikap Fahri yang mempertanyakan kinerja dan kebijakan Susi selama kurang lebih dari 3,5 tahun ini menunjukkan ketidakcerdasan.

"Kalau Fahri cerdas, yang harus dia tanyakan adalah apabila pemberantasan illegal fishing adalah langkah awal, apa langkah berikutnya dari program Susi. Gitu, loh!" ujarnya.

Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir / Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir (Foto: dok. pribadi)

Inas pun meminta Susi meledakkan Fahri agar dapat lebih berpikir dengan jernih. Susi memang kerap meledakkan kapal ikan asing yang tertangkap tangan mencuri ikan di perairan Indonesia.

"Diledakkan saja otaknya agar jernih," kata Inas.


Panas! Fahri Hamzah dan Susi Pudjiastuti Saling Serang, tonton videonya di sini:

[Gambas:Video 20detik]


Sebelumnya, Fahri melalui akun Twitter-nya me-retweet berita Antara berjudul 'Menteri Susi tegaskan pemberantasan pencurian ikan baru langkah awal'. Fahri mempertanyakan mengapa kinerja selama 5 tahun baru menjadi langkah awal.

"Dikasih waktu 5 tahun dijadikan langkah awal...seharusnya 5 tahun dipakai selesaikan kerjaan. Baru bertanggungjawab atas amanah namanya...kalau 5 tahun lagi kan belum tentu terpilih...šŸ˜ƒšŸ˜ƒ," tulis Fahri.

Susi pun kemudian membalas twit Fahri. Susi meminta Fahri untuk membaca utuh pernyataannya.

"Sebaiknya baca seluruh statemen saya. Jangan dipotong separuh separuh. Akhirnya seolah seperti yang anda pikir. Naif !!!" tulis Susi melalui akun Twitter-nya.
(mae/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed