Remaja di Depok Rawan Terjangkit Narkoba

Remaja di Depok Rawan Terjangkit Narkoba

Matius Alfonso - detikNews
Kamis, 12 Jul 2018 14:19 WIB
Remaja di Depok Rawan Terjangkit Narkoba
Ilustrasi (Pradita Utama/detikcom)
Depok - Narkoba menjadi salah satu kerawanan di Kota Depok. Kalangan remaja menjadi salah satu yang paling rawan terkena narkoba di kota yang memiliki predikat 'ramah anak' ini.

"Selama saya di sini, mayoritas terjangkit rata-rata remaja (usia) 16-28 tahun, pria dan wanita," ujar Kepala BNN Kota Depok Rusli Lubis seusai acara Hari Antinarkoba Internasional (HANI) di gedung BNN, Jalan Merdeka, Abadijaya, Sukmajaya, Depok, Kamis (12/7/2018).

Rusli mengatakan para remaja terkena narkoba akibat salah pergaulan. "Mereka pergaulan, pria lebih utama, pergaulan dan coba-coba. Rekannya mengajak temannya yang punya masalah di keluarga, curhat, lalu cari teman, tapi temannya pengguna, lalu ditawari menggunakan ke yang curhat ini," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka terkena pengaruh narkoba sejak duduk di bangku sekolah. "Kalau ekonomi mereka anak sekolah, kita belum bisa pastikan tahapannya, kalau dari keluarga rata-rata menengah ke bawah," ucapnya.


Sejak 2017, BNN Kota Depok telah menangani 50 orang yang melakukan rehab. Sementara itu, hingga pertengahan tahun 2018 ini, ada 23 orang yang sudah direhabilitasi.

"Terkait kasus narkoba yang ke hukum, ada tiga tersangka yang ditangani. Ada beberapa juga yang dikirim ke Polres waktu 2017. Kalau sekarang belum karena kita masih bisa tangani," lanjutnya.

Jenis narkoba yang banyak dikonsumsi di Kota Depok adalah jenis sabu. "Karena sabu gampang ditemukan dalam peredaran, lebih keren dalam pergaulan," tuturnya.

Sedangkan kecamatan di Depok yang rawan narkoba adalah Sukmajaya. "Rata-rata tindakan itu zona merahnya di Sukmajaya," tandasnya.

(mea/mea)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads