Dengan Cemas NASA Analisa Kepingan dari Discovery
Rabu, 27 Jul 2005 16:26 WIB
Jakarta - Meski sukses meluncurkan pesawat ulang-alik Discovery, namun dengan harap-harap cemas, NASA terus menganalisa kepingan-kepingan yang jatuh dari pesawat saat lepas landas pada Selasa (26/7/2005) waktu setempat.Salah satu kamera pengawas yang ditempatkan di lokasi peluncuran roket di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, menangkap adanya sebuah potongan benda kecil yang terjatuh dari sisi bawah pesawat. Para pejabat NASA menduga puing itu berasal dari sebuah keping penahan panas dekat pintu penutup roda pendarat bagian depan. Selain itu, kamera video juga merekam adanya benda lain yang jatuh dari tangki bahan bakar eksternal, saat tangki itu terpisah dari pesawat. Namun potongan ini tidak menabrak badan Discovery.Rekaman video tersebut masih terus dianalisa. Para insinyur NASA berharap akan segera bisa mengetahui apakah Discovery mengalami kerusakan atau tidak. Demikian diungkapkan manajer operasi penerbangan NASA, John Shannon. "Kami akan mengetahui semua tentang kepingan yang jatuh dari pesawat tersebut dalam dua hari ini," ujar Shannon seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (27/7/2005).Peluncuran Discovery yang mengangkut 7 astronot tersebut sempat mengalami penundaan karena munculnya masalah teknis. NASA sangat berhati-hati karena tidak ingin mengulang tragedi Columbia yang menewaskan ketujuh awaknya pada 2003 lalu.Saat itu, ada busa penutup tangki bahan bakar yang jatuh menimpa sayap pesawat dan menyebabkan lepasnya keping-keping penahan panas. Akibatnya, ketika Columbia kembali memasuki bumi, atau 16 hari setelah melesat ke orbit, bagian yang tidak terlindungi keping penahan panas itu pun terbakar dan menyebabkan pesawat meledak.
(ita/)











































