Komisi X DPR Cek Kesiapan Stadion Patriot Jelang Asian Games

Isal Mawardi - detikNews
Kamis, 12 Jul 2018 12:57 WIB
Foto: Isal Mawardi/detikcom
Bekasi - Rombongan Komisi X DPR RI mengunjungi Stadion Patriot Chandrabaga, yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengecek kesiapan stadion sebagai venue dalam ajang Asian Games 2018.

Ketua Komisi X DPR RI Djoko Udjianto mengatakan Stadion Patriot Chandrabaga sudah memenuhi syarat untuk dijadikan venue Asian Games. Stadion tersebut juga sudah siap digunakan.

"Venue sudah boleh dibilang 99 persen. Yang 1 persen itu lapangannya yang masih belum tumbuh, termasuk bangkunya kalau ada yang rusak tinggal diganti. Tapi saya sudah yakin khususnya Stadion Patriot ini sudah siap untuk menyelenggarakan Asian Games 2018," jelas Djoko di lokasi, Kamis (12/8/2018).

Kunjungan Djoko dan rombongan didampingi oleh Pj Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah dan sejumlah pejabat Pemkot Bekasi serta Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto.


Djoko hanya memberikan catatan kecil dalam kesiapan stadion tersebut, salah satunya terkait pengaturan lalu lintas. "Masalah teknis adalah masalah pengaturan lalu lintas, terus mengenai persiapan kecil lainnya. Jangan sampai yang dekat di Jakarta ini ada kekurangan (prasarana dan sarana), sehingga saya memastikan benar. Jakarta (sudah) bagus, kalau jomplang sedikit di sini (Bekasi) bahaya," imbuhnya.

Sementara itu, Djoko menyoroti masalah tiket yang mahal. Terkait hal itu dan untuk membicarakan kesiapan lainnya, pihaknya akan memanggil Inasgoc pada 25 Juli nanti.

"Saya juga belum (tahu) secara pasti (harga tiket), itu dari pihak Inasgoc mempresentasikan kepada Komisi X, sebetulnya mau dijual berapa di laga pembukaan dan di penutupan, baik di stadion utama maupun stadion pendukung Jabar atau Sumatera Selatan.

Selain dari masalah kesiapan sarana dan prasarana, Djoko berharap Asian Games dapat menumbuhkan ekonomi kreatif daerah. Dia juga berharap saat penyelenggaraan Asian Games ini juga pemerintah provinsi setempat meliburkan sekolah.

"Kalau untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, saya rasa nanti juga ada kebijakan dari pemerintah daerah untuk mengatur sekolah, apakah libur terus, apakah libur yang selang-seling," ucapnya.

"Ekonomi kreatif di Kota Bekasi ini, saya yakin sudah tumbuh ekonomi kreatif yang banyak menghasilkan produk-produk kreatif yang cuma barangkali Pak Wali Kota fasilitasi tempat yang cukup memadai, sehingga kepesertaan ekonomi kreatif ini cukup baik," tambahnya.



(mea/mea)