detikNews
Rabu 11 Juli 2018, 18:13 WIB

OTT Gubernur Aceh

Tersengat Bau Korupsi, Nasib Aceh Marathon di Ujung Tanduk

Agus Setyadi - detikNews
Tersengat Bau Korupsi, Nasib Aceh Marathon di Ujung Tanduk Baliho Steffy Burase di kantor pemerintahan Aceh (agus/detikcom)
Aceh - Pesan berantai yang berisi tentang ditundanya Aceh Marathon 2018 beredar di grup-grup WhatsApp. Dalam pesan itu disebutkan event bertaraf internasional ini diundurkan ke September mendatang. Benarkah?

Dalam pesan yang beredar Rabu (11/7/2018) siang, disebutkan event maraton internasional yang semula rencananya digelar pada 29 Juli itu diundurkan ke September 2018. Namun tidak disebutkan alasan penundaan ini. Pesan yang beredar yaitu:

Pelaksanaan Sabang Internasional marathon semula di tanggal 29 Juli 2018 diundur menjadi bulan September 2018. Mengenai tanggal pastinya akan ditentukan di kemudian hari. Hal-hal lain mengenai alasan diundurnya pelaksanaan tersebut belum dijelaskan secara jelas

Saat detikcom mencari kebenaran informasi tersebut, belum ada otoritas terkait yang memastikan apakah info itu hoax atau benar. Deputi Komersial dan Investasi Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (BPKS) Sabang Agus Salim mengaku belum mendapat informasi tentang penundaan tersebut.

Dia meminta detikcom mengkonfirmasi kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh Darmansah.

"Saya belum dapat kabar resmi. Mohon koordinasi dengan Dispora Aceh selaku lead kegiatan ini," kata Agus saat dimintai konfirmasi detikcom.

Kadis Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Sabang Desiana juga memberikan jawaban yang sama. Disdikpora Sabang, katanya, bukan panitia langsung event tersebut.

"Saya belum bisa jawab juga, coba koordinasi langsung dengan provinsi (Dispora Aceh) karena kita kan belum ada arahan. Belum tahu juga kita," kata Desi saat dimintai konfirmasi wartawan.

Sedangkan Kadispora Aceh Darmansah tidak dapat dihubungi. Nomor ponselnya tidak aktif. Hingga kini belum diketahui kepastian event yang diikuti 6.000 pelari dari Indonesia dan luar negeri tersebut.

Dana pelaksanaan Aceh Marathon bersumber dari Dispora Aceh, BPKS Sabang, dan Dispora Kota Sabang. Medali dan pakaian ditender oleh BPKS. Sedangkan untuk hadiahnya sebesar Rp 3 miliar dianggarkan oleh Dispora Aceh.

Nah, KPK menangkap Gubernur Aceh terkait kasus suap akhir pekan lalu. KPK meyakini uang suap itu terkait dengan kegiatan Aceh Marathon. Akankah Aceh Marathon terlaksana, diundurkan, atau batal?
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed