Sikap Veteran Belanda Melunak

Menlu Belanda Akan Hadiri HUT RI

Sikap Veteran Belanda Melunak

- detikNews
Rabu, 27 Jul 2005 14:34 WIB
Sikap Veteran Belanda Melunak
Den Haag - Para veteran dan mantan pejuang Belanda tidak menentang soal rencana Menlu Bot menghadiri peringatan HUT RI ke-60. Namun di kalangan sebagian anggota, langkah itu dirasa membuka luka lama.Th. J. van Alst, sekretaris Vereniging Oud-Strijders (VOS) atau Persatuan Mantan Pejuang, dari Garda Resimen Puteri Irene, Batalion Hindia Belanda, berpendapat bahwa keputusan Menlu Bot tersebut tidak akan terlalu menimbulkan gejolak di kalangan anggota VOS yang berjumlah 3.000 veteran. "Secara pribadi saya tidak begitu merasa keberatan dengan rencana itu. (Peristiwa) Itu sudah begitu lama berlalu. Dan jangan lupa kami semua sudah menjelang usia 80, sehingga lebih dapat menerima," kata Van Alst.Sedangkan sekretaris Persatuan Mantan Militer Hindia Belanda, K. J. Orsel, juga mengungkapkan sikap kurang lebih sama. "Belanda tidak bisa selamanya memboikot upacara peringatan (17 Agustus) itu. Meskipun saya juga berpikir bahwa di kalangan anggota hal itu sama saja merobek luka lama," demikian Orsel, yang organisasinya memiliki 11.000 anggota, termasuk KNIL.Kedua fungsionaris organisasi itu berpendapat bahwa setelah 60 tahun berlalu, kini sudah saatnya untuk sama-sama menghentikan permusuhan. Angkatan mereka itulah yang menjadi tulang punggung Politionele Actie atau menurut versi Indonesia Agresi Militer Belanda I (21/7/1947) dan Agresi Militer Belanda II (19/12/1948). Mereka selama ini menjadi salah satu kekuatan lobi yang mendesak pemerintah Belanda untuk tidak mengakui Indonesia merdeka pada 17/8/1945. Mengakui hal itu sama saja memvonis aksi mereka sebagai ilegal dan menempatkan mereka sebagai penjahat, padahal mereka merasa telah berjuang demi negara.Belum ResmiSementara itu Menlu Bot menekankan bahwa kehadirannya pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-60 17 Agustus mendatang bukan berarti penghakiman atas aksi para veteran Belanda dalam rentang waktu 1947-1949 untuk mempertahankan Hindia Belanda sebagai koloni. Kehadiran tersebut juga bukan dimaksudkan untuk tidak menghargai para veteran.Keputusan Menlu Bot tersebut merupakan dobrakan besar terhadap tabu politik Den Haag. Meskipun belum menjadi pengakuan resmi, namun kehadiran Menlu Bot pada peringatan HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus dapat menjadi langkah awal menuju pengakuan dan pendekatan yang lebih dewasa bagi sejarah kedua bangsa. Keterangan Foto: Logo Vereniging van Oud Strijders van de Indie Bataljons, van het Garde Regiment Prinses Irene (Persatuan Mantan Pejuang Batalion Hindia Belanda, Garda Resimen Puteri Irene. (Sumber: VOS) (es/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads