detikNews
Rabu 11 Juli 2018, 12:08 WIB

Pipa Bocor di Cilegon, Polisi Selidiki Ada-Tidaknya Unsur Kelalaian

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Pipa Bocor di Cilegon, Polisi Selidiki Ada-Tidaknya Unsur Kelalaian Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo (Bachtiar/detik)
Cilegon - Kepolisian Daerah Banten masih menyelidiki penyebab terjadinya kebocoran pipa di perairan Bojanegara, Serang. Sejauh ini sudah tujuh orang yang diperiksa, baik dari pihak KM Lumoso Raya maupun pihak perusahaan.

"Kita melakukan proses penyelidikan dan penyidikan manakala terjadi kelalaian dan pelanggaran yang di dalamnya ada sanksi tertentu akan kita tindak lanjuti," ujar Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo di Jl Syekh Nawawi Al Bantani, Kota Serang, Rabu (11/7/2018).



Sejak hari pertama, Polda Banten bersama Polair dan pihak KSOP (Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan), menurutnya, sudah melakukan langkah-langkah agar kapal tidak melintas. Penutupan pipa bocor juga sudah dilakukan oleh pihak perusahaan.

Selain itu, pihaknya saat ini sedang menganalisis apakah ada dampak bagi lingkungan dan masyarakat akibat pipa gas bocor. Ke depan, menurutnya, jalur pipa gas di laut bisa lebih dijaga dan kapal yang melintas lebih berhati-hati.



Total, Listyo mengatakan, ada tujuh orang yang sudah diperiksa. Kapal Motor Lumoso Raya, yang diduga turun jangkar dan mengakibatkan pipa bocor, juga sudah diamankan oleh Polairud Banten.

"Sudah ada tujuh orang diperiksa. Dari awak kapal ada, perusahaan gasnya ada, dan nakhoda. Karena kapalnya sudah bisa kita amankan," tegasnya.
(bri/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com