Hadiri Acara Peringatan 27 Juli, Soerjadi Diusir

Hadiri Acara Peringatan 27 Juli, Soerjadi Diusir

- detikNews
Rabu, 27 Jul 2005 11:54 WIB
Jakarta - Peringatan peristiwa 27 Juli diwarnai keributan. Mantan Ketua Umum PDI Soerjadi diusir setelah sempat berpidato dalam acara peringatan yang digelar di bekas kantor DPP PDI, Jl. Diponegoro 56, Jakarta, Rabu (27/7/2005).Soerjadi diusir bersama Aris Munandar, tokoh PDI lainnya. Untuk mengantisipasi kejadian yang lebih buruk Soerjadi dilarikan para pengacara sekaligus pengawalnya dengan menggunakan taksi ke arah Salemba.Acara semula berlangsung tenang. Ratusan orang yang tergabung dalam Aliansi Korban 27 Juli 1996 melakukan aksi mengenang peristiwa 27 Juli dengan melakukan tabur bunga dan orasi-orasi. Orasi, antara lain, dilakukan oleh dr. Ribka Tjiptaning, RO Tambunan, dan Sukowaluyo.Suasana menjadi memanas ketika Soerjadi dan Aris Munandar datang ke lokasi. Tapi panitia penyelenggara tetap menerima kedatangan keduanya, bahkan meminta Soerjadi untuk berbicara. Dan Soerjadi, yang mengenakan safari abu-abu, dengan tenangnya naik ke panggung dan meneriakkan kata 'Merdeka'.Soerjadi mengucapkan rasa senangnya bisa datang dalam acara ini. "Saya merasa pernah punya rumah di sini selama tujuh tahun. Tapi beberapa tahun ini saya tidak bisa datang ke sini. Bahkan untuk lewat saja saya sungkan. Ini hari pertama saya bisa datang ke sini," katanya.Di tengah-tengah pidato itu banyak simpatisan PDIP yang meneriaki Soerjadi. "Ngapain ke sini", "Soerjadi Pengkhianat", "Soerjadi Pembunuh", "Usir", begitu antara lain teriakan yang terdengar.Namun Soerjadi tetap melanjutkan pidatonya. Alasannya, ia ingin menemui rakyat seperti dulu. "Kalau ada yang menilai saya pengkhianat saya terima karena ini bagian dari demokrasi. Peristiwa 27 Juli adalah peristiwa hukum dan politik yang harus diselesaikan. Saya mendukung proses hukum untuk menuntaskan kasus ini," katanya.Soerjadi kemudian menyudahi pidatonya dan duduk. Tapi teriakan-teriakan seperti "Soerjadi Pengkhianat", "Soerjadi Pembunuh", dan "Usir!Usir!" terus terdengar.Diteriaki seperti itu akhirnya Soerjadi turun dari panggung dikawal pengacara, polisi, dan Satgas PDIP. Soerjadi kemudian dikawal menuju Megaria. Namun massa marangsek dan terus meneriaki Soerjadi. Bahkan ada massa emosi yang menendang Soerjadi.Hal itu terus berlanjut sampai Soerjadi berada di depan Bioskop Megaria, dan kemudian mantan orang nomor satu PDI ini naik taksi menuju arah Salemba. (gtp/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads