Ulama Banten Harap Pemilu 2019 Damai Tanpa Ujaran Kebencian

Ulama Banten Harap Pemilu 2019 Damai Tanpa Ujaran Kebencian

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 10 Jul 2018 18:08 WIB
Ulama Banten Harap Pemilu 2019 Damai Tanpa Ujaran Kebencian
Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)
Serang - Pilkada Serentak 2018, khususnya di empat daerah di Banten, berlangsung damai. Tidak ada intrik dan polarisasi yang berujung perpecahan di tengah masyarakat.

Berkaca dari amannya penyelenggaraan pilkada tersebut, para pemuka agama di Banten memberikan pandangan di tahun politik ke depan. Rumusannya dibuat pada 8-10 Februari 2018 bersama lintas pemuka agama di Jakarta.

Dibacakan oleh Ketua MUI Banten AM Romli, para pemuka agama, khususnya di Banten, berpesan, siapa pun pemerintah hasil pemilu demokratis, diharapkan mengemban kepercayaan rakyat secara amanah dan bertanggung jawab.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga Banten diharapkan menyikapi secara wajar kegiatan pemilu. Kegiatan ini adalah kesempatan untuk mengekspresikan kebebasan dalam melaksanakan hak politik selaku warga negara.

"Pemilu jangan dianggap sebagai peristiwa menyeramkan dan menakutkan sehingga mengusik ketenangan kehidupan sehari-hari," kata Romli dalam silaturahmi pemuka agama di kantor MUI Banten, Serang, Selasa (10/7/2018).

Warga di Banten diminta datang ke TPS dengan senang hati dan tetap menjaga persaudaraan dan memelihara kerukunan umat beragama. Semua tokoh agama dan masyarakat diminta menjaga kedaulatan agama sebagai otoritas moral dan sumber nilai luhur.

Mereka juga diminta mengingatkan dan membimbing masyarakat untuk tidak melakukan tindakan tercela yang merusak kerukunan dan kedamaian dengan adanya pemilu. Juga menghindari penyebaran berita palsu, hoax, fitnah, ujaran kebencian, adu domba, dan saling menghujat yang menyebabkan perseteruan saat pemilu nanti. (bri/asp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini