Pelajar RI di Prancis Prihatin Kunjungan Baleg DPR ke Paris
Rabu, 27 Jul 2005 09:33 WIB
Jakarta - Sejumlah anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR 'jalan-jalan' ke Paris, Prancis, dalam rangka studi banding penyusunan RUU. Perhimpunan Pelajar Indonesia di Prancis (PPI Prancis) memprihatinkan hal itu.Demikian siaran pers PPI Prancis yang diterima detikcom, Rabu (27/7/2005). PPI Prancis yang kini diketuai Rudianto Ekawan menyatakan, pihaknya menerima undangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Prancis untuk menghadiri acara ramah-tamah dengan anggota Baleg DPR RI.PPI Prancis berpendapat bahwa dengan studi banding diharapkan anggota DPR RI dapat memperoleh pengetahuan dan wawasan sehingga dapat menjalankan fungsi sebagai legislator secara lebih baik.Namun demikian, PPI Prancis berpendapat bahwa studi banding dengan berkunjung langsung ke negara yang hendak dilakukan perbandingan adalah bukan satu-satunya cara mendapatkan hasil yang efektif."Kini, dengan kemajuan teknologi, pelaksanaan studi banding dapat dilakukan dengan cara lain dengan hasil yang efektif, misalnya tele-conference dan web-conference," kata Rudianto.Menurutnya, untuk mendapatkan bahan atau dokumen secara lebih detail dapat dilakukan dengan memanfaatkan perwakilan Indonesia di negara tersebut dan atau bisa dilakukan dengan membuka informasi di situs internet.Rudianto menuturkan, dalam suasana di Tanah Air sedang mengalami permasalahan yang berat dan kompleks, seperti kemiskinan bangsa dengan utang luar negeri mencapai 134 miliar dollar AS, di antara tangisan bayi dan anak Indonesia yang menderita busung lapar, meningkatnya angka kemiskinan yang jumlahnya hampir 40 juta orang, krisis BBM yang melanda seluruh pelosok nusantara, pelaksanaan studibanding dengan mendatangi ke negara tujuan saat ini bukanlah cara dan waktu yang tepat."Pelaksanaan studi banding seperti ini hanya akan mengurangi citraYang Mulia anggota Badan Legislasi DPR-RI dan DPR-RI secara kelembagaan di mata masyarakat dalam dan luar negeri. Di samping itu hal ini dapat mempersepsikan rendahnya sense of crisis anggota DPR yang terhormat," ungkap Rudianto."PPI Prancis sangat prihatin atas permasalahan bangsa Indonesia dewasa ini demikian pula sangat prihatin atas pelaksanaan studi banding anggota Dewan yang terhormat kali ini," tutup Rudianto.Seperti diberitakan, Baleg DPR bersikeras studi banding ke sejumlah negara, seperti AS, Prancis dan Belanda. Dua anggota dipergoki wartawan tinggal landas pada Minggu (24/7/2005) lalu.Mereka yang diprogramkan 'jalan-jalan' ke Prancis di antaranya di antaranya Nursjahbani Katjasungkana (PKB), Pattaniari Siahaan (PDIP), Andi Mattalata (Golkar), Mayasak Djohan (PPP) dan Agus Tjondro (PDIP).Terkait:Akhirnya Anggota DPR Berangkat Juga ke Luar Negeri
(nrl/)











































