DetikNews
Selasa 10 Juli 2018, 12:00 WIB

Polisi Belum Pastikan Marthen Tewas Akibat Peluru Nyasar

Yuni Ayu Amida - detikNews
Polisi Belum Pastikan Marthen Tewas Akibat Peluru Nyasar Ilustrasi (Basith Subastian/detikcom)
Jakarta - Polisi masih menyelidiki kematian Marthen Lay Raga, yang sebelumnya diduga tewas akibat tembakan peluru nyasar. Polisi masih menunggu hasil autopsi korban untuk mengetahui penyebab kematiannya.

"Yang bilang peluru nyasar siapa? Itu memang ada peristiwa itu, kejadian itu, tiba-tiba ada yang kena, luka di kepala," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Stefanus Tamuntuan saat ditemui wartawan di kantornya, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (10/7/2018).

Stefanus menegaskan pihaknya belum bisa memastikan korban terkena peluru nyasar. Kepastian penyebab kematian korban harus menunggu hasil autopsi.

"Belum, belum autopsi," imbuhnya.


Jenazah korban saat ini masih di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Pusat, untuk dilakukan autopsi. Sementara itu, Stefanus belum bisa memastikan apakah benda diduga peluru nyasar itu sudah diangkat atau belum.

"Ini masih kita telusuri dulu," ucapnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (9/7) sekitar pukul 09.30 WIB di ruas Tol JORR, Jalan TB Simatupang, tepatnya di depan proyek Apartemen Izzara, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Sebelumnya, korban berangkat dari Ciracas, Jakarta Timur. Korban saat itu mengangkut muatan bangku jok bioskop.

Sampai di Jalan Baru, Kampung Rambutan, korban menjemput saksi untuk menemaninya. Sesampai di lampu merah Pasar Rebo, korban meminta bertukar posisi untuk membawa truk tersebut karena korban ingin minum kopi.

Saat melintas di Tol JORR arah Pasar Rebo mengarah ke Lebak Bulus, terdengar suara letusan kecil menyerupai letusan korek gas. Seketika itu, saksi juga melihat korban terjatuh ke kanan.

Saksi lalu melihat korban mengeluarkan darah di kepala bagian kiri. Korban lalu dibawa ke RS Fatmawati.




(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed