DetikNews
Selasa 10 Juli 2018, 11:43 WIB

Marthen Korban Peluru Nyasar Diautopsi di RS Kramat Jati

Yuni Ayu Amida - detikNews
Marthen Korban Peluru Nyasar Diautopsi di RS Kramat Jati Foto: Rachman Haryanto/detikcom
Jakarta - Polisi melakukan autopsi terhadap jenazah Marthen, pria yang diduga tewas akibat terkena peluru nyasar. Autopsi dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban.

"Korban meninggal. Sekarang di RS Kramat Jati, mau diautopsi, biar kita tahu (penyebab kematiannya)," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Stefanus Tamuntuan kepada wartawan di kantornya, Jalan Wijaya II Kebayoran Baru, Jaksel, Selasa (10/7/2018).

Stefanus mengatakan pihaknya juga belum bisa memastikan korban meninggal akibat terkena peluru nyasar. Polres Metro Jakarta Selatan saat ini masih mencari saksi-saksi dan bukti lainnya untuk menyelidiki kematian korban ini.

"Kita perlu autopsi dulu," imbuhnya.


Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (9/7) sekitar pukul 09.30 WIB di ruas Tol JORR, Jalan TB Simatupang, tepatnya di depan proyek Apartemen Izzara, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Sebelumnya, korban berangkat dari Ciracas, Jakarta Timur. Korban saat itu mengangkut muatan bangku jok bioskop.

"Sampai di Jalan Baru, Kampung Rambutan, korban menjemput saksi untuk menemani. Kemudian, ketika sampai di lampu merah Pasar Rebo, korban meminta bertukar posisi untuk membawa truk tersebut karena korban ingin minum kopi," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Saat melintas di Tol JORR arah Pasar Rebo mengarah ke Lebak Bulus, terdengar suara letusan kecil menyerupai letusan korek gas. Seketika itu, saksi juga melihat korban terjatuh ke kanan.

Saksi lalu melihat korban mengeluarkan darah di kepala bagian kiri. Korban lalu dibawa ke RS Fatmawati.


(mea/mei)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed