DetikNews
Senin 09 Juli 2018, 15:58 WIB

Kuliah di Banda Aceh, Mending Kos atau Ngontrak Rumah?

Agus Setyadi - detikNews
Kuliah di Banda Aceh, Mending Kos atau Ngontrak Rumah? Ilustrasi (dok.detikcom)
FOKUS BERITA: Serba-serbi Biaya Kuliah
Aceh - Mahasiswa yang kuliah di Banda Aceh punya dua pilihan sebagai tempat tinggal. Mereka dapat memilih menyewa kamar kos atau menyewa rumah bersama teman. Untuk harga dan fasilitas yang didapat tentu berbeda.

Letak lokasi indekos di Banda Aceh sebagian besar letaknya memang dekat-dekat dengan kampus. Untuk kamar biasa, harga sewa pertahunnya Rp 3,5 juta hingga Rp 5 jutaan. Selain itu, mahasiswa juga dapat memilih menyewa kamar kosong melompong saja atau pun yang sudah ada fasilitas seperti tempat tidur di dalamnya.

Seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-raniry Banda Aceh Muhammad Fadhil, mengaku menyewa satu kamar berukuran 3 x 4 meter di dekat kampunsya. Harga sewa pertahunnya yaitu Rp 3,5 juta dengan fasilitas air PDAM, dan listrik.

"Saya mendapat kos dekat dengan kampus baik UIN dan Unsyiah, dan ini sangat menguntungkan," kata Fadhil, Senin (9/7/2018).

Sementara Habil Razali, mengaku beruntung karena untuk tahun pertama kuliah tidak harus menyewa kos. Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unsyiah ini mendapat beasiswa bidik misi sehingga untuk semester satu dan dua diwajibkan tinggal di asrama.

"Alhamdulillah sejak masuk kuliah, menerima beasiswa Bidikmisi. Jadi wajib asrama selama dua semester dan tidak dibebankan biaya. Untuk semester depan, rencananya numpang di kantor sebuah organisasi untuk menghemat pengeluaran juga," jelas Habil.

"Kalau kamar kos di Banda Aceh, biasanya seharga Rp 3,5 juta pertahun, itu cuma kamar aja. Biaya listrik dan air setiap bulannya dikutip terpisah. Kalau ingin ngekos sih, mending sewa rumah, paling murah biasanya Rp 8 juta pertahun, itu untuk dua kamar. Kalau kita tempati sama empat temen, jadinya lebih murah dibanding kamar kos," jelas Habil.

Rahmad Ramadhani, seorang pemilik kos di Banda Aceh, mengatakan, dirinya menyewakan lima kamar yang terletak di dalam satu rumah di kawasan Lambuk. Harga sewanya yaitu Rp 400 ribu perbulan dan setahunnya Rp 4 juta.

"Itu cuma kamar saja. Kalau mau nyewa kamar yang sudah ada spring bed sama lemari itu harganya Rp 650 ribu perbulan. Itu juga sudah termasuk biaya listrik," kata Dhani saat dikonfirmasi detikcom.

Menurutnya, untuk penyewa kamar saja setiap bulan dikutip biaya listrik sebesar Rp 30 ribu. Saat ini, rata-rata penyewa di kosnya menyewakan langsung selama setahun.

"Ini ramai yang cari rumah. Tapi sudah penuh," ungkap Dhani.
(asp/asp)
FOKUS BERITA: Serba-serbi Biaya Kuliah
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed