DetikNews
Senin 09 Juli 2018, 15:27 WIB

TGB Dukung Jokowi, Tjahjo: Beliau Ulama yang Berpikir Jernih

Zunita Amalia Putri - detikNews
TGB Dukung Jokowi, Tjahjo: Beliau Ulama yang Berpikir Jernih Tjahjo Kumolo (Foto: Noval Dhwinuari Antony-detikcom)
FOKUS BERITA: Move Politik TGB
Jakarta - Mendagri Tjahjo Kumolo menganggap dukungan Gubernur NTB TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) ke Joko Widodo adalah hal yang wajar. Menurut politikus PDIP ini, TGB adalah sosok ulama yang berpikir jernih.

"Saya pikir beliau kan intelektual, ulama dan beliau paham sekali mengenai syariat agama dan beliau juga orang yang berpikir jernih sebagai gubernur. Beliau merasakan betul bahwa dampak kebijakan pembangunan Pak Jokowi seperti infrastruktur, ekonomi, sosial berdampak buat masyarakat NTB cukup bagus," kata Tjahjo kepada wartawan di Kemendagri, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018).

"Kan boleh dong gubernur apresiasi presidennya, karena gubernur kan yang lantik presiden. Saya kira apa yang disampaikan Gubernur NTB hal yang wajar," sambung dia.



Usai menyatakan dukungan ke Jokowi, TGB juga sempat bicara agar ayat perang dalam Al-Quran tidak dijadikan kepentingan politik. Tjahjo setuju dengan hal ini.

"Soal dia ada imbauan supaya Pileg, Pilpres itu agar sehat, tidak ada kampanye berujar kebencian dan melibatkan ayat-ayat agama, saya kira beliau lebih tahu. Karena apapun Pileg itu memilih anggota MPR, DPR, DPD. Pilpres itu memilih Wapres dan Presiden. Maka Pilkada memilih Kepala Daerah jadi jangan diikut campuri apapun, kesatuan dan demokrasi harus kita jaga," kata Tjahjo



Sebelumnya diberitakan, TGB yang juga Ketua Alumni Universitas Al-Azhar Kairo Cabang Indonesia meminta agar ayat-ayat perang dalam Alquran tak dipakai untuk kepentingan politik. Dia menegaskan Indonesia sedang tidak berperang.

"Siapa pun yang mendengar ucapan saya ini, tokoh-tokoh, guru-guru, yang saya muliakan, berhentilah berkontestasi politik dengan mengutip ayat-ayat perang Alquran. Kita tidak sedang berperang. Kita ini satu bangsa, saling mengisi dalam kebaikan," ujar TGB dalam sebuah video yang diunggah ke akun Instagram-nya, Jumat (6/7).

Tak hanya itu, TGB juga mengimbau mereka yang berpolitik tidak menyebut lawan politiknya sebagai kafir. Dia menyatakan semangat berpolitik adalah semangat untuk saling mengenal dan mengisi.

"Kita ini bersaudara, apakah Bapak-bapak berani mengatakan bahwa Bapak-bapak adalah yang hak dan lawan politik adalah batil seperti kafir Quraish. Ayo, siapa yang berani? Bapak berani mengatakan itu? Kalau saya tidak berani, Pak," imbau TGB.
(imk/imk)
FOKUS BERITA: Move Politik TGB
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed