Peringatan 27 Juli Dihadiri Pengamen, Pedagang dan Sopir
Rabu, 27 Jul 2005 00:39 WIB
Jakarta - Sekitar 300 simpatisan PDIP menggelar peringatan 27 Juli 1996 di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/7/2005). Para pengamen, pedagang, sopir, dan rakyat kecil lainnya turut hadir dalam acara ini.Peringatan penyerangan kantor lama PDI di Jl. Diponegoro nomor 58 itu dimulai pukul 21.00 WIB. Puncaknya, pada tanggal 27 Juli 2005 pukul 00.00 WIB, akan digelar malam renungan sekaligus doa bersama untuk kebangkitan bangsa Indonesia.Hadir dalam acara ini, antara lain Sekjen DPP PDIP Pramono Anung, Anggota FPDIP DPR Firman Djaya Deli, dan Budiman Sudjatmiko. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri batal menghadiri acara ini.Acara ini juga dilengkapi dengan orasi dari sejumlah massa simpatisan PDIP yang menamakan dirinya Repdem (Relawan Pejuang Demokrasi). Di depan sebuah panggung berukuran 3x3 meter, terdapat rangkaian lilin bertuliskan 27 Juli.Selain itu, acara serupa juga digelar di kantor lama PDI, Jl. Diponegoro, yang tak lokasinya tak jauh dari Tugu Proklamasi. Sekitar 50 orang massa berpakaian merah tampak beekumpul sambil menyalakan lilin di halaman bangunan tua ini."Malam refleksi ini dihadiri juga oleh para sopir angkot, pedagang dan pengamen. Peringatan 27 Juli merupakan hari kebangkitan wong cilik," kata Humas Repdem Toto kepada detikcom, di sela-sela acara.
(fab/)











































