Tusuk Briptu Argo, Maling Komputer Tewas Didor

Tusuk Briptu Argo, Maling Komputer Tewas Didor

- detikNews
Selasa, 26 Jul 2005 18:29 WIB
Magelang - Briptu Argo Setyo Widodo (25), anggota Reskrim Polresta Magelang, Jawa Tengah, ditusuk seorang tersangka sindikat pencurian komputer yang akan ditangkapnya. Penusuk yang bernama Suyono alias Bokir (33) akhirnya juga tewas setelah terkena timah panas petugas saat akan melarikan diri.Kapolresta Magelang AKBP Johny Siahaan kepada wartawan di Mapolresta Magelang, Jl Alun Alun Selatan, Selasa (26/7/2005) mengatakan, Briptu Argo Setyo Widodo bersama petugas lainnya pada hari Senin (25/7/2005) menangkap tersangka. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 17.10 WIB di Jl Ikhlas kawasan Pasar Buah Kecamatan Magelang Selatan Kota Magelang.Namun saat hendak ditangkap, tersangka terlebih dulu menusuk korban dengan pisau sangkur. Akibatnya korban mengalami luka di bagian dada kanan sedalam sekitar 1,5 sentimeter."Setelah tersangka melarikan diri, petugas terpaksa menembak di bagian kaki. Tetapi tersangka tetap nekat lari sehingga terpaksa ditembak mengenai bagian pinggang dan paha," kata Johny.Saat tersangka berhasil dilumpuhkan, korban Briptu Argo yang jatuh di jalanan langsung dilarikan rekan-rekanya di RSU Tidar yang terletak tidak jauh dari TKP. Tersangka juga dibawa ke UGD RSU Tidar, namun akhirnnya tersangka meninggal."Kondisi korban masih dirawat intensif di RSU. Korban sempat pingsan karena mengalami pendarahan dan baru sadar pada hari Senin malam pukul 19.00 WIB," katanya.Saling KenalJohny mengatakan, antara korban dengan tersangka yang beralamat di Dusun Gintung desa Jambewangi Kecamatan Secang Kabupaten Magelang itu sebelumnya sudah saling kenal. Korban sempat menangani beberapa kasus pidana dengan tersangka yang juga sebagai residivis karena sudah berkali-kali keluar masuk LP.Tersangka juga jadi target operasi polisi karena terkait jaringan pencurian komputer di wilayah DIY dan Kedu, yang sejak beberapa hari terakhir berhasil dibongkar petugas."Saat ini jenazah tersangka sudah kami serahkan kepada keluarganya. Kami sudah mendatangi pihak keluarganya. Tersangka masih bujang, ayahnya sudah meninggal yang ada ibunya. Pihak keluarga bisa menerima keadaan ini, hari ini jenasahnya dikuburkan," ungkap Johny.Spesialis Maling di SekolahSelain mencuri komputer di sekolah-sekolah, tersangka bersama komplotannnya juga sebagai penadah. Komplotan itu beranggotakan Rusdiyanto dan Niken Wulandari (isteri Rusdiyanto) warga Pingit, Kecamatan Jetis Yogyakarta dan Widodo warga Sukaraja Banyumas. Tersangka lain yang warga Kota Magelang adalah Budi Prasetyo warga Jurangombo, Mujiyono dan Ismanto, keduanya warga Nambangan, Adnan Sugiyo warga Magersari, Asmiun warga Tidar Baru Magelang.Saat ini, barang bukti yang diamankan polisi antara lain tiga unit keyboard komputer, gergaji, linggis, gunting besi, parang, dan mobil sewaan jenis Zebra Nopol AB 7146 FA. Sejumlah tempat yang telah menjadi sasaran operasi mereka adalah SMA Negeri 5 Kota Magelang, SMA Negeri 10 Kota Magelang, SD Tidar, SD Wates, SD Kedungsari dan Bank Perkreditan Rakyat Baitul Maalwa Tamwil (BPR BMT) Japunan Kabupaten Magelang. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads