Sandiaga Siap Mundur Bantu Prabowo Bila DKI Terbengkalai

Sandiaga Siap Mundur Bantu Prabowo Bila DKI Terbengkalai

Haris Fadhil - detikNews
Sabtu, 07 Jul 2018 20:00 WIB
Sandiaga Siap Mundur Bantu Prabowo Bila DKI Terbengkalai
Sandiaga Uno (Foto: Mochammad Zhacky/detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno menyatakan siap mundur dari tim pemenangan Prabowo Subianto jika tugasnya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta terbengkalai. Sandi sendiri saat ini diberi tugas sebagai Ketua Tim Persiapan Pemilu 2019 Partai Gerindra.

Tugas itu diberi langsung oleh Prabowo sebagai ketua umum. Tugasnya, adalah membangun komunikasi antarparpol jelang Pemilu 2019.

"Pak Sandi ini Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra. Saya beri tugas sebagai ketua tim persiapan pemilu 2019, jadi beliau laksanakan tugas," terang Prabowo di kediamannya, Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (5/7) lalu.

"Kemudian Pak Sandi juga sebagai salah satu pimpinan Gerindra juga terus mengadakan pertemuan. Pak Ferry Juliantono juga wakil ketua umum, jadi intensitas pertemuan kita sama hampir semua pihak," imbuhnya.


Tak cuma membangun komunikasi. Sandi mengatakan dia juga diberi tugas untuk meminimalisasi nama capres dan cawapres hingga masa pendaftaran di bulan Agustus 2018 mendatang.

"Saya diberi tugas bahwa di empat minggu ke depan membangun komunikasi internal, baik di Gerindra dan luar, sebagai tim persiapan tanggal 10 Agustus, di mana kita meminimalisasi nama capres dan cawapres," kata Sandiaga di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (6/7) kemarin.

Tugas-tugas Sandi di Gerindra itu pun menuai kritik karena kinerja Sandi sebagai wakil gubernur DKI Jakarta dinilai bakal terganggu. Kritik salah satunya datang dari Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Judistira Hermawan.

"Jelas-jelas mengganggu, kegiatan-kegiatan politik beliau berdua di luar tugas pemerintahan tentu mengganggu, makanya seefektif mungkin, seefisien mungkin, bagi tugas partai dengan tugas pemerintahan agar roda pemerintahan ini bisa berjalan dengan baik," kata Judistira saat dihubungi.

Berikutnya, Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta Gembong Warsono juga mengkritik kesibukan Sandi jelang Pilpres 2019. Dia menilai kesibukan itu berimbas ke menurunnya kinerja Pemprov DKI.

"Ya sebetulnya bukan hanya saya, seluruh rakyat Jakarta sudah bisa melihat, sudah bisa menyaksikan, bagaimana jalannya roda pemerintahan DKI Jakarta agak menurun," kata Gembong.

Meski demikian, Sandi tetap dapat pembelaan dari Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Gerindra, M Taufik. Menurutnya, kinerja Sandi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tetap baik.

"Nggak lah, saya kira nggak ada pengaruh terhadap kinerja, buktinya kinerjanya baik," kata Taufik.


Pembelaan juga datang dari PKS DKI. Menurut Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi, kinerja Anies-Sandi di DKI tak terganggu.

"Salah satu keberhasilan itu dari penyerapan anggaran dan sekarang secara normal, berjalan saja tuh jadi kalau mengganggu saya kira tidak mengganggu," tutur Abdurrahman.

Terlepas dari kritik dan pembelaan itu, Sandi secara tegas menyatakan siap mundur dari tim pemenangan Prabowo jika tugasnya di DKI terbengkalai. Penegasan dia siap mundur dari membantu Prabowo untuk pilpres itu diucapkan pada Maret 2018 lalu.

"Saya rasa nggak (terganggu), selama Senin sampai Sabtu saya fokus (urus Jakarta) dan cuma minggu saya turun, dan pertemuan politik itu kita fokuskan pas lagi hari Minggu. Saya yakin nggak akan mengganggu," kata Sandi di Sipirock Coffee, Jl TB Simatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (31/3).

"Seandainya mengganggu saya juga bilang ke Pak Prabowo seandainya mengganggu kinerja saya, saya mohon izin untuk nggak bisa fokus mengurusi ini, karena pertama mandat warga Jakarta untuk saya itu mengurus Jakarta," imbuhnya.

Penegasan siap mundur dari tugas tim pemenangan pilpres pun kembali diucapkan Sandiaga hari ini. Dia bahkan berterima kasih atas kritik yang dilontarkan fraksi-fraksi di DPRD DKI terkait kinerjanya.

"Saya sudah menyatakan ke Pak Prabowo, tidak akan saya meninggalkan tugas-tugas saya di DKI. Kalau memang sudah sampai mengganggu tugas-tugas saya di DKI, tentunya saya akan sampaikan dan buat saya, karena prioritasnya ini, saya akan mundur," ujar Sandiaga kepada wartawan di GOR PKP, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (7/7/2018). (haf/elz)


Berita Terkait