Campur Tangan Aksa di PKB Bisa Picu Masalah Baru
Selasa, 26 Jul 2005 16:34 WIB
Jakarta - Instruksi Wapres Jusuf Kalla agar Wakil Ketua MPR Aksa Mahmud menjadi mediator konflik internal PKB disambut dingin kader PKB. Campur tangan Aksa dinilai hanya akan memicu masalah baru."Ini bentuk intervensi pihak luar atas konflik yang terjadi di PKB," tegas Ketua Umum Dewan Koordinasi Nasional Garda Bangsa Imam Nachrowi di Gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (26/7/2005).Keterlibatan adik ipar Kalla itu, lanjut anggota DPR RI itu, hanya sebagai upaya mengulur-ulur konflik dan memperjelas bahwa PKB telah dimainkan pihak ketiga.Iman lalu mengaku belum tahu persis isu penunjukan Aksa tersebut, sehingga DPP PKB belum mengambil sikap. PKB hingga kini masih menunggu konsep damai yang akan ditawarkan Aksa. "Kalau konsep penyelesaian konflik PKB yang ditawarkan meminta Alwi Shihab dan Saifullah Yusuf sadar diri dan menerima hasil Muktamar II PKB, jelas kita tidak akan keberatan," kata Imam yang merupakan pendukung PKB pimpinan Muhaimin Iskandar. Namun jika konsep yang ditawarkan justru memperuncing persoalan konflik internal PKB, PKB Muhaimin jelas akan menolak. "Jadi kita lihat dulu konsep yang ditawarkan. Kita akan segera berkoordinasi dengan pengurus DPP lainnya," kata dia.Selain PKB, rencananya Aksa juga akan menjadi mediator konflik Partai Bintang Reformasi (PBR). Tujuan ditunjuknya mediator ini agar konflik partai tidak berkepanjangan.
(umi/)











































