"Meledaknya bom ini karena diduga dimainkan anaknya. Ini kan rumah kontrakan. Abdullah, istrinya, dan anaknya yang masih kecil. Balita anaknya. Kemudian dimainin anaknya meledak, anaknya luka," ujar Tito di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (6/7/2018).
Anak Anwardi mengalami luka usai ledakan. Tito pun mengecam Anwardi yang melarikan diri.
"Suaminya, bapaknya, istrinya ditangkap, anaknya masuk RS, bapaknya nggak tanggung jawab. Pengecut, lari. Harusnya tanggung jawab pada anaknya," jelas Tito.
Bom milik Anwar meledak di rumah kontrakannya, Bangil, Pasuruan pada pukul 11.30 WIB, Kamis (5/7) kemarin. Menurut warga, ledakan terjadi 4 kali.
Ledakan mengakibatkan anak Anwar terluka. Anwar kabur, sementara istrinya langsung diamankan polisi. (dkp/elz)











































