DetikNews
Jumat 06 Juli 2018, 12:12 WIB

MA soal KPU Minta Gugatan PKPU Cepat Diproses: Batas Waktu 14 Hari

Parastiti Kharisma Putri - detikNews
MA soal KPU Minta Gugatan PKPU Cepat Diproses: Batas Waktu 14 Hari Kabiro Hukum dan Humas MA Abdullah (Parastiti Kharisma Putri/detikcom)
Jakarta - KPU berharap proses uji materi Peraturan KPU (PKPU) Pencalegan di Mahkamah Agung (MA) dapat lebih cepat diproses. Menanggapi itu, MA menyatakan proses uji materi memang sudah ada batas waktunya.

"Tanpa disuruh cepat pasti sudah cepat, karena batas waktunya cuma 14 hari untuk para pihak melengkapi maupun menjawab, majelis pun cuma dikasih waktu 14 hari," kata Kabiro Hukum dan Humas MA Abdullah di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (6/7/2018).

Hanya, dia khawatir apabila pemohon atau termohon gugatan itu tidak berada di Jakarta. Hal itu, menurut Abdullah, akan menyulitkan proses penyelesaian gugatan tersebut.


"Karena proses pemberitahuan surat ini misalkan dari MA kepada pemohon. Iya kalau termohonnya di Jakarta. Kalau termohonnya di Papua gimana? Waktu 14 hari apa cukup? Kalau pemohonnya dari daerah biayanya berapa, saksinya dibawa ke sini ramai-ramai, siapa yang ongkosi? Ini tidak efisien, padahal yang diuji cuma normanya doang," kata Abdullah.

Terlepas dari itu, MA tetap menerima siapa pun yang mengajukan uji materi tersebut kapan saja. "Silakan saja masyarakat yang mau mengajukan uji materiil. Hak uji terhadap peraturan perundangan di bawah UU kepada MA. MA sudah siap menerima kapan saja," ucapnya.

PKPU terkait pencalegan itu memang sebelumnya menjadi polemik karena mengatur mantan narapidana kasus korupsi dan sejumlah kasus lainnya dilarang mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif pada 2019. Di sisi lain, sejumlah pihak menyatakan akan mengajukan uji materi terhadap PKPU itu. Ketua KPU Arief Budiman pun berharap MA dapat memproses uji materi lebih cepat agar tidak mengganggu tahapan pencalonan.
(yas/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed