Menkes: Penyebab Penyakit Iwan Belum Tentu Kotoran Burung

Menkes: Penyebab Penyakit Iwan Belum Tentu Kotoran Burung

- detikNews
Selasa, 26 Jul 2005 12:00 WIB
Jakarta - Pernyataan Mentan Anton Apriantono soal kotoran burung yang memicu flu burung pada Iwan Siswara Rapei dan dua putrinya tidak diamini Menkes Siti Fadillah Supari. Menkes tidak sependapat dengan Mentan. "Belum tentu dari kotoran unggas tersebut," tegas Menkes saat dicegat di kantornya, Gedung Depkes, Jl. Rasuna Said, Jakarta, Selasa (26/7/2005).Pada Senin (25/7/2005), Mentan mengumumkan virus flu burung yang menyerang keluarga Iwan Siswara berasal dari kotoran burung yang berada di sekitar 15 meter dari kediaman keluarga Iwan di Tangerang. Pada kotoran burung dekat rumah keluarga Iwan Siswara dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh tim dari Deptan, ternyata hasilnya positif. Jika kotoran burung yang jaraknya 15 meter dari kediaman Iwan diyakini sebagai penyebab flu burung yang diderita Iwan, kata Menkes, tentu akan timbul pertanyaan. "Kenapa yang lain tidak kena? Tetangganya, misalnya," tukas Menkes.Karena itu, Depkes hingga kini masih terus meneliti apakah virus pada kotoran itu sama dengan yang ditemukan pada tubuh Iwan. Dari hasil tes darah Iwan dan putrinya, Sabrina Nurul Aisyah (8) dan Thalita Nurul Azizah (1) di Laboratorium WHO, Hong Kong, diketahui ketiga korban positif kena virus jenis H5N1 yang sifatnya konvensional.Kesulitan menemukan sumber flu burung Iwan dan dua putrinya tidak hanya dialami oleh pemerintah Indonesia. Sebab dari catatan WHO, dari 108 kasus flu burung yang menimpa manusia, tidak diketahui di mana mereka terinfeksi.Hasil Tes NegatifTerkait hasil tes darah dari WHO terhadap sejumlah orang yang berhubungan dekat dengan Iwan, Menkes mengungkapkan, hasilnya sudah diterima dan dipastikan negatif semua. Mengenai anggapan lambannya pemerintah menangani kasus flu burung, Menkes menilai hal itu hanya pendapat sebagian pihak saja. "Itu kan dari koran saja. Biasanya yang mengkritik tidak tahu flu burung. Diagnosis kita tepat sekali. Sebelum hasil dari Hong Kong, saya bilang sangat mungkin itu flu burung," kata Menkes.Cepatnya penanganan yang dilakukan pemerintah, lanjut Menkes, juga terlihat dari posko-posko yang didirikan begitu kasus flu burung ini merebak. Namun saat ditanya bagaimana antisipasi yang akan dilakukan pemerintah untuk mengatasi hal ini, Menkes angkat tangan. Dia menyerahkan hal itu kepada Ditjen Peternakan Deptan. (umi/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini