DetikNews
Kamis 05 Juli 2018, 12:15 WIB

Antisipasi Kerawanan, Kemendagri Kumpulkan Para Camat Tapal Batas

Eva Safitri - detikNews
Antisipasi Kerawanan, Kemendagri Kumpulkan Para Camat Tapal Batas Foto: Rakor Kemendagri tentang penguatan kapasitas camat tapal batas (Eva/detikcom)
Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengumpulkan para camat dari wilayah tapal batas Indonesia. Para camat ini diharapkan mampu memetakan kerawanan wilayah dan melakukan pencegahan perdagangan manusia hingga narkoba.

Sekretariat Jenderal Kemendagri Hadi Prabowo mengatakan tiga kejahatan seperti narkoba, terorisme dan perdagangan manusia menjadi fokus pemerintah. Kemendagri berharap agar camat perbatasan bisa berperan aktif mengantisipasi kejahatan tersebut.

"Sebetulnya banyak kerawanan di perbatasan antara lain kan seperti itu. Karena memasukkan barang tanpa membayar bea masuk barang terlarang masuk, kemudian kita juga terikat dengan pemenuhan kebutuhan pokok, dan dana kita lari ke sana semua. Nah, inilah yang harus kita tumbuh kembangkan," ujar Hadi saat membuka rapat koordinasi penguatan kapasitas camat di kawasan perbatasan negara 2018. Acara diselenggarakan di Hotel Menuju Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (5/7/2018).


Para camat ini akan dibekali pengetahuan secara keseluruhan sektor yang terkait dengan wilayah perbatasan. Untuk itu, keterampilan camat juga akan dilatih dalam menghadapi permasalahan di perbatasan.

"Ya itu kita diberikan kewenangan, kemampuan skill tentunya harus dilatih kemudian," ujar Hadi.

Para camat diharapkan dapat memetakan masalah yang ada di wilayahnya. Sehingga pada rapat ini diharapkan menciptakan solusi dari permasalahan yang ada.

"Kegiatan ini dapat menemu-kenali berbagai permasalahan pengelolaan perbatasan negara pada tingkat kecamatan dan merumuskan solusi pemecahannya. Serta menginventarisir kondisi sarana-prasarana serta sumber daya manusia pemerintahan kecamatan di kawasan perbatasan negara," ucapnya.

"Nah, para camat ini kan sebagai ujung tombak sehingga harus mampu memahami akan teritorial dan bisa berkomunikasi dan berkoordinasi dengan petugas yang ada di perbatasan maupun dengan lembaga negara lain yang ada di tetangganya," tambahnya.
Antisipasi Kerawanan, Kemendagri Kumpulkan Para Camat Tapal BatasFoto: Rakor Kemendagri tentang penguatan kapasitas camat tapal batas (Eva/detikcom)


Kemudian Hadi meluruskan pandangan soal camat di wilayah perbatasan itu terpinggirkan. Menurutnya, justru camat di perbatasan merupakan ujung tombak dan representasi Indonesia.

"Perbatasan itu kan wilayah pertahanan, kemudian perbatasan itu hanya sebelah mata, tidak penting gitu, mungkin di daerah melihat si A si B tempatkan camat saja di perbatasan. Padahal saat ini justru perbatasan itu adalah wajah Indonesia sehingga dia harus bisa menampilkan wajah Indonesia secara baik," tutur Hadi.

Rapar koordinasi ini dihadiri sebanyak 187 camat perbatasan di Indonesia dan asisten sekretariat daerah provinsi yang menangani urusan perbatasan. Hadir juga 43 Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten/kota dikawasan perbatasan.



(ams/ams)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed