Dinas Peternakan Jabar Waspadai Wabah Anthrax
Selasa, 26 Jul 2005 08:32 WIB
Bandung - Dinas Peternakan Jawa Barat saat ini mewaspadai kemunculan penyakit Anthrax. Hal ini dilakukan karena siklus penyakit Anthrax biasa terjadi dalam enam bulan terhitung pada awal bulan pertama tahun ini. Beberapa daerah endemik Anthrax yang diwaspadai adalah Kabupaten Bogor, Depok, Bekasi, Kerawang, Subang dan Purwakarta."Kewaspadaan rutin pada Agustus menjelang bulan Ramadhan. Peternak punya kebiasaan buruk terhadap pakan ternaknya," kata Kepala Subdinas Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Jabar, Musny Suwatmo saat kepada detikcom, di Bandung, Selasa (25/7/2005).Anthrax akan dapat menyerang pada hewan pemamah biak, seperti Sapi, Domba, Kambing dan juga termasuk Burung Unta. Peternak biasanya menjelang Ramadhan punya kebiasaan buruk dengan memberikan pakan ternak secara asal. Pakan ternak rumput selalu tidak bersih dan bercampur dengan tanah. Akhirnya, Anthrax yang hidup baik di dalam tanah dapat termakan oleh hewan pemamah biak tersebut. "Kita tidak mau terjadi korban lagi seperti di Bogor yang merengut 5 orang tewas. Atau mesti memusnahkan kembali hewan ternak itu yang dapat langsung mematikan perekonomian rakyat," katanya singkat. Saat ini juga mesti dilakukan vaksinasi Anthrax pada hewan pemamah biak. Karena masa vaksinasi yang dilakukan pada Januari 2005 hanya mampu memberikan kekebalan selama 6 bulan saja. Aman Virus Flu BurungTerkait dengan masalah virus flu burung Dinas Peternakan Jawa Barat belum memutuskan untuk memusnahkan hewan babi. Saat ini ada sekitar 11 ribu populasi hewan ternak babi di Jawa Barat. Populasinya tersebar di wilayah Subang, Karawang, Cisarua Lembang, dan Kuningan. Alasannya dari beberapa sampel pengambilan air liur di peternak babi di Subang belum terindikasikan terkena virus flu burung. "Kondisi peternakan babi di tempat-tempat itu lebih baik. Tidak seperti yang terjadi di Tangerang, dimana peternakan babinya campur dengan ayam, itik dan orang," ungkapnya.
(mar/)











































