"Tadi kejadiannya sekitar pukul 12.30 WITA," kata Iwan saat berbincang dengan detikcom, Selasa (3/7/2018).
Saat itu, ia sedang beli rokok di warung pinggir jalan di Potu, Dompu. Saat keluar dari warung, ia melihat sebuah bungkusan amplop besar warna cokelat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iwan hitung-hitung, jumlah uang cash itu sebesar Rp 60 juta. Iwan mengamankan uang itu dan memasukkan ke jok motornya.
"Takut kalau ada yang mengambil," ujar Iwan.
Di sisi lain, Iwan kebingungan karena di dalam amplop itu tidak ada identitas pemilik. Iwan akhirnya duduk di bangku warung sambil menunggu si pemilik uang kembali.
"Takutnya kalau dititip ke orang nanti nggak nyampai ke orangnya," tutur Iwan.
Iwan akhirnya menunggu di warung itu. Satu jam berlalu, ada orang memakai sarung datang ke warung itu.
"Dia nanya 'ada yang lihat uang saya nggak'. Lalu saya tanya-tanya uangnya di mana dan berapa jumlahnya," ujar Iwan yang baru 7 bulan menikah itu.
Karena orang itu menyebutkan jumlah uang sama, maka ia langsung membuka jok motornya dan memberikan bungkusan amplop besar tersebut. Si pemilik girang bukan kepalang.
"Lalu dia menawari saya imbalan, saya tolak," ujar Iwan lugu.
Bagi Iwan, hidup hanya sekali. Semua amal ibadah di dunia akan dibawa ke akhirat.
"Jujur, Pak, kalau uang itu kita makan, kan mengambil hak orang lain. Cepet habis," tuturnya jujur.
Berapa honor bulanan yang diterima Iwan?
"Tidak tentu Pak. Tidak pasti. Tergantung bos ngasihnya berapa," jawab Iwan tersenyum. (asp/tor)











































