detikNews
Selasa 03 Juli 2018, 18:22 WIB

Belanda akan Teliti 3 Bangkai Kapal Miliknya yang Karam di Laut Jawa

Ray Jordan - detikNews
Belanda akan Teliti 3 Bangkai Kapal Miliknya yang Karam di Laut Jawa Retno Marsudi Bertemu Menlu Belanda Stef Blok (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi bertemu dengan Menteri Luar Negeri Belanda Stephanus Abraham Blok. Pertemuan membahas soal bangkai kapal Belanda yang tenggelam di Laut Jawa.

Abraham mengatakan, perbincangan dirinya dengan Retno mencapai beberapa kesepakatan. Salah satunya dia dan Retno sepakat untuk bekerjasama melindungi warisan budaya maritim kedua negara.

"Institusi warisan budaya di Belanda dan Indonesia akan melakukan riset lebih jauh di lokasi 3 bangkai kapal Belanda di Laut Jawa," kata Abraham saat jumpa pers di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri, Jl Taman Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (3/7/2018).



"Kami setuju bahwa kedua negara harus melindungi lokasi tersebut sebagai lokasi memorial," tambahnya.

Abraham mengatakan, Badan Warisan Budaya Belanda akan menjalankan kesepakatan ini atas nama pemerintah Belanda. Sementara wakil dari Indonesia yakni Pusat Riset Nasional untuk Arkeologi.



"Sebelum akhir tahun, tim ahli akan merancang strategi mencari lokasinya kapal Belanda lainnya," katanya.

Dalam kerja sama ini, lanjut Abraham, kedua negara akan mencegah penjarahan ilegal dan membantu menjaga keberadaan kapal tersebut.

"Tujuan lainnya adalah untuk memperbaiki pengelolaan warisan budaya maritim," katanya.

Selain soal kemaritiman, kedua menteri luar negeri tersebut juga menyinggung soal keamanan dan terorisme. Abraham sempat menyampaikan duka atas aksi terorisme yang terjadi di Surabaya beberapa waktu lalu.

"Kita juga bekerjasama erat untuk isu keamanan dengan Indonesia baru saja mengalami beberapa serangan teroris. Saya menyampaikan rasa duka saya kepada Menteri Marsudi dan rakyat Indonesia. Dalam hal pemberantasan terorisme, Indonesia dan Belanda menghadapi tantangan yang sama termasuk kembalinya orang-orang yang pernah ke Suriah dan Irak," jelasnya.

Abraham menegaskan, Belanda akan membantu Indonesia dalam upaya pemberantasan terorisme tersebut. "Terorisme bukan hal baru di Indonesia dengan kejadian bom Bali dan bom di hotel mariott di Jakarta. Saya akan memperjelas bagi Menteri Marsudi dan untuk semua di sini hari ini bahwa kita akan bahu-membahu dalam perlawanan internasional terhadap terorisme," katanya.

Selain itu, keduanya juga sempat membahas soal HAM, termasuk hak perempuan, kebebasan beragama, kebebasan berekspresi, dan situasi di Papua. Pesoalan hukum juga sempat disinggung kedua menteri ini.

"Kita memiliki kesamaan sistem hukum, dengan demikian kita sering berbagi pengalaman antara institusi hukum," katanya.

"Indonesia merupakan partner kunci untuk Belanda dan warga Belanda. Banyak warga Belanda yang memiliki hubungan dengan Indonesia demikian juga dengan keluarga saya yang memiliki akar di Indonesia," tuturnya.
(rjo/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com