Dor! Satu Lagi Perampok Ditembak Mati di Palembang

Raja Adil Siregar - detikNews
Selasa, 03 Jul 2018 17:43 WIB
Ilustrasi (dok.detikcom)
Palembang - Polisi menembak mati satu pelaku perampokan mini market di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Anggota polisi terpaksa menembak pelaku karna melawan saat ditangkap.

"Pelaku saat beraksi ada dua orang, tapi baru satu yang berhasil di tangkap," kata Kapolresta Palembang, Kombes Wahyu Bintono HB kepada wartawan di Rumah Sakit Bhayangkara, Selasa (3/7/2018).

Wahyu menyebut, pelaku yang berhasil ditangkap yakni M Fatahillah (25). Pria itu diketahui adalah warga kelurahan 3 Ulu Palembang.

"Pelaku berinisial MF ditangkap dini hari tadi sekitar pukul 03.00 WIB oleh angota Polsek Ilir Timur I. Dia ditangkap setelah ada salah seorang warga yang berteriak minta tolong dan mengaku dirampok," sambungnya.

"Kebetulan di sekitar lokasi ada anggota yang memang betugas untuk memantau di wilayah itu. Tim langsung gerak cepat mengejar pelaku. Pelaku ditangkap tidak jauh dari lokasi," imbuh mantan Wadir Narkoba Polda Metro Jaya ini.

Setelah ditangkap, pelaku teridentifikasi merupakan residivis kasus serupa yang pernah menjalani masa tahanan tahun 2013 lalu. Dari tangan pelaku, ada juga satu pucuk senjata api rakitan, sebilah pisau dan softgun.

Tidak hanya itu, polisi turut menyita dua buah Hp milik korban dan uang tunai Rp 1,2 juta dari hasil kejahatan. Sedangkan untuk pelaku lain, saat ini sedang dalam pengejaran.

"Pelaku sempat bersembunyi di semak-semak, tau ada polisi datang dia malah menembak. Karena ini membahayakan anggota dan masyarakat, terpaksa kami ambil tindakan tegas dan meninggal saat akan dibawa ke rumah sakit," tegas Wahyu.

Pada waktu bersamaan, Kapolsek Ilir Timur I Palembang, Kompol Edi Rahmat mengatakan kedua pelaku terpisah saat dikejar petugas. Kini pihaknya telah memeriksa CCTV di lokasi kejadian.

"Mereka terpisah saat dikejar, jadi baru satu ini yang berhasil ditangkap. Kami sudah periksa CCTV minimarket yang ada di lokasi, mudah-mudahan dalam waktu dekat segera tertangkap," ungkap Edi.

"Pelaku ini berbahaya karena ada senjata api, kami akan tindak tegas setiap pelaku kejahatan dan membuat resahkan warga di Palembang," tegasnya. (asp/asp)