DPR Persoalkan Rencana Studi Banding KPI ke Luar Negeri

DPR Persoalkan Rencana Studi Banding KPI ke Luar Negeri

- detikNews
Senin, 25 Jul 2005 15:45 WIB
Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sepertinya tak mau sendirian dihujat media massa terkait studi banding ke luar negeri. Lembaga legislatif ini pun mempersoalkan rencana Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang akan melakukan studi banding ke manca negara dengan biaya Rp 3,547 miliar."Jadi jangan hanya DPR saja yang digebukin, kritik juga dong lembaga atau departemen yang studi banding ke luar negeri," kata anggota Komisi I DPR Djoko Susilo kepada wartawan di Gedung DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (25/7/2005). Anggota DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional ini mencontohkan lembaga lain yang berencana akan melakukan studi banding, yakni KPI. Dalam pengajuan anggaran tahun 2006, KPI yang merencanakan program peningkatan kualitas pelayanan informasi publik, akan melakukan studi banding ke sembilan negara dengan menghabiskan dana sekitar Rp 3,547 miliar.Sembilan negara yang akan dikunjungi adalah Jerman, Inggris, Afrika Selatan, Kanada, Korea Selatan, Malaysia, Australia, Hong Kong dan Prancis.Djoko mengajak masyarakat dan media massa untuk ikut mengkritisi lembaga dan departemen lain. "Anggaran yang keluar harus diketahui publik, baik asal maupun penggunaannya. Ini penting agar tidak terkesan tendensius dan untuk perbaikan sistem anggaran ke depan," ujar Djoko. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads