DetikNews
Selasa 03 Juli 2018, 11:41 WIB

PPPA Daarul Qur'an Resmi Dikukuhkan Sebagai Laznas

Tia Reisha - detikNews
PPPA Daarul Quran Resmi Dikukuhkan Sebagai Laznas Foto: Dok Daarul Quran
Jakarta - Lembaga sosial PPPA Daarul Qur'an yang selama ini bergerak dalam penghimpunan dana sedekah dan pembibitan penghafal Alquran telah resmi dikukuhkan sebagai Lembaga Zakat Nasional (Laznas). Pengukuhan itu dilakukan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

Pengukuhan itu dibuktikan dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Agama Republik Indonesia nomor 367 tahun 2018 tentang pemberian izin kepada yayasan Daarul Qur'an Nusantara sebagai lembaga amil zakat skala nasional.


SK tersebut secara resmi diserahkan oleh Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Muhammad Fuad Nasar kepada PPPA Daarul Qur'an yang diwakili Direktur Utama PPPA Daarul Qur'an Anwar Sani, dan Direktur Eksekutif PPPA Daarul Qur'an Tarmizi As Shidiq, di Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta, Senin (2/7/2018).

Setelah itu, Anwar Sani pun menyatakan bersyukur atas izin yang telah turun. Menurutnya, kepercayaan dari Kemenag tersebut akan menjadi semangat baru untuk bisa mengelola dan menyalurkan dana zakat serta sedekah yang potensinya masih besar.


"Insha Allah dengan izin ini kita dapat menciptakan lebih banyak lagi penghafal Alquran dari segala pelosok Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (3/7/2018).

Anwar Sani pun mengatakan saat ini beberapa perusahaan yang telah tergabung dalam spiritual company seperti Waroeng Group, PT Artha Mas Graha Andalan, serta Paytren telah siap menyalurkan dana zakat karyawannya melalui PPPA Daarul Qur'an.

Sementara itu, Fuad Nasar menyatakan selamat kepada PPPA Daarul Qur'an atas ijin LAZ yang sudah turun. Ia berharap bertambahnya LAZ di Indonesia akan memperkuat apa yang telah dilakukan selama ini, baik oleh pemerintah maupun lembaga LAZ lainnya, sehingga dapat menambah manfaat bagi umat.

PPPA Daarul Qur'an Resmi Dikukuhkan Sebagai LaznasFoto: Dok Daarul Quran

Selain itu, ia pun mengatakan potensi zakat di Indonesia masih cukup besar dan belum tergali semua. Maka kehadiran PPPA Daarul Qur'an, menurutnya, akan bisa meningkatkan perolehan zakat di Indonesia.

"Saya turut bergembira atas turunnya ijin ini. Selama ini saya selalu mengikuti apa yang dilakukan PPPA Daarul Qur'an terutama dalam pencetakan para penghafal Alquran. Semoga dengan turunnya ijin sebagai LAZ ini bisa semakin membantu menyerap dana zakat di Indonesia sekaligus menebar manfaat lebih luas lagi di masyarakat," ujar Fuad.


Ia pun berpesan agar PPPA Daarul Qur'an tetap menjalin sinergi dan koordinasi dengan LAZ lain dalam menyusun program bersama. Selain itu, ia menyatakan Kemenag juga selalu siap untuk berdiskusi. Yang terpenting, tambah Fuad, sebagai LAZ PPPA Daarul Qur'an harus tetap mengikuti aturan yang berlaku di Indonesia, baik itu syariat dan maupun hukum.

Sementara itu, launching LAZ PPPA Daarul Qur'an akan dilaksanakan pada Jumat, 13 Juli 2018 mendatang di kantor Graha Daarul Qur'an, Ciledug, Tangerang, Banten. Acara tersebut rencananya akan dimeriahkan oleh Sabyan Gambus dan Yukie Pas Band.
(ega/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed