"Indonesia unik bukan hanya keberagamannya tapi juga persatuannya. Bukan berarti kami tidak punya masalah tapi dari waktu ke waktu selalu bisa menyelesaikan masalah dan menjaga persatuan. Dunia Islam bisa belajar banyak bagaimana persatuan di Indonesia dibangun," kata Anies usai membuka pertemuan ulama tersebut di Hotel Grand Cempaka, Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat, Selasa (3/7/2018).
Anies yang juga hadir dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan pengalaman Indonesia terlibat dalam upaya perdamaian. Anies memuji JK sebagai bapak perdamaian yang banyak berhasil membantu perdamaian di berbagai negara.
"Kami bersyukur tadi dibuka bapak wakil presiden yang juga seorang yang banyak bekerja dalam membangun perdamaian. Banyak persoalan-persoalan konflik di Indonesia yang terlibat, termasuk juga penyelesaian-penyelesaian masalah di Asia Tenggara," jelas Anies.
Anies bersyukur Jakarta menjadi tuan rumah dari pertemua ulama tersebut. Anies berjanji Jakarta akan menjadi tuan rumah yang baik bagi tamu-tamu tersebut.
"Insyaallah kami menjadi tuan rumah yang baik. Semoga kami makin sering jadi tuan rumah untuk perhelatan global," jelas Anies. (fdu/aan)











































