PDIP Anggap Agenda Pertemuan di Rumah Kalla Tidak Jelas
Senin, 25 Jul 2005 14:25 WIB
Jakarta -
Absennya PDIP dalam pertemuan pimpinan parpol di rumah Wapres Jusuf Kalla bukan tanpa alasan. PDIP melihat pertemuan tersebut tidak ada manfaatnya karena tidak memiliki agenda yang jelas.Alasan lain, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu menilai tidak lazim jika pertemuan harus digelar di kediaman seorang wapres."Agendanya tidak jelas. Selain itu, kenapa Wapres mengundang di rumah dalam kapasitas untuk kepentingan bangsa," ungkap Sekjen PDIP Pramono Anung saat ditanya alasan ketidakhadiran PDIP di rumah Kalla pada Minggu (24/7/2005) malam. Pertemuan parpol-parpol itu membahas soal perjanjian Helsinki.Pernyataan Pramono disampaikan di sela acara Peringatan 27 Juli di Jalan Raya Bekasi Timur, Jakarta, Senin (25/7/2005).Harusnya, tegas Pramono, persoalan yang menyangkut kesepakatan RI-GAM di Helsinki, Finlandia, tidak dibicarakan di kediaman wapres. "Tentunya lebih baik kalau presiden mengundang seluruh warga bangsa, terutama melalui parpol," kata Pramono.Pada dasarnya, lanjut dia, PDIP mendukung usaha damai yang dilakukan pemerintah. Karena itu dia membantah anggapan PDIP lebih menginginkan perang dan sebagainya di Aceh.Tetapi Pramono menegaskan, dukungan PDIP terhadap usaha damai pemerintah tersebut harus dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dia juga menegaskan PDIP tidak menyetujui konsep partai lokal yang diusulkan GAM. "Gagasan mengenai partai lokal ini bertentangan dengan UU NAD dan UU Nomor 31/2004 tentang parpol," kata dia.Pramono mengaku khawatir partai lokal itu nantinya digunakan untuk memperkokoh kekuatan lokal sehingga mereka mempunyai power untuk memisahkan diri. "Maka dalam konteks itu PDIP keberatan dengan adanya partai lokal," kata Pramono.Dia juga meminta agar hasil perundingan antara GAM dan pemerintah dibuka kepada publik, sehingga publik dapat menilainya. "Tetapi kan tidak ada hal yang dibuka untuk publik," cetus dia.
(umi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































