Salvador Alvarenga merupakan nelayan asal El Salvador namun telah berada di Meksiko selama 15 tahun. Dia terombang-ambing oleh ombak sejauh 10.460 kilometer hingga akhirnya terdampar di Kepulauan Marshall pada Desember 2012 hingga Februari 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pakaian Nining yang tenggelam di Palabuhanratu tetap sama. Foto: Syahdan Alamsyah |
Alvarenga sebetulnya tidak sendiri saat terbawa ombak. Dia yang kala itu berusia 37 tahun bersama dengan rekannya, Ezekiel yang berusia sekitar 17-18 tahun. Namun Ezekiel tewas saat terombang-ambing ombak.
Jika Nining masih memakai baju, jilbab, hingga sandal yang sama dengan yang ia kenakan saat tenggelam hingga ditemukan kembali, lain ceritnya dengan Alvarenga. Nelayan yang mengaku sebagai pencari hiu itu ditemukan dalam kondisi berbeda, yakni dekil, rambut gondrong dan wajah berjenggot lebat.
Kisah Alvarenga pun sempat ada yang meragukan. Salah satunya adalah Sekretaris Kementerian Luar Negeri Marshall Islands, Gee Bing yang telah bertemu Alvarenga. Gee Bing menilai, penampilan fisik Alvarenga untuk ukuran orang yang tersesat dalam waktu lama tergolong cukup subur.
Alvarenga akhirnya dipulangkan ke Meksiko setelah diperiksa. Pihak pemerintah El Salvador saat itu telah berkomunikasi dengan pihak Meksiko agar setelah itu Alvarenga bisa pulang ke El Salvador. (bag/tor)












































Pakaian Nining yang tenggelam di Palabuhanratu tetap sama. Foto: Syahdan Alamsyah