Menkes Minta MUI Sosialisasikan Fatwa Imunisasi Polio

Menkes Minta MUI Sosialisasikan Fatwa Imunisasi Polio

- detikNews
Senin, 25 Jul 2005 12:16 WIB
Jakarta - Takut terjadi lagi aksi penolakan warga terhadap program imunisasi polio yang digelar 30 Agustus 2005 nanti, Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari menggaet Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mensosialisasikan fatwa vaksin polio.Menkes mengatakan, MUI telah mengeluarkan fatwa tentang vaksin polio pada 24 November 2004 silam. Sayangnya, sosialisasi fatwa tersebut tidak sampai merambah ke daerah-daerah terpencil sehingga sebagian masyarakat masih ragu-ragu tentang penggunaan vaksin polio tersebut."MUI harus mempubliksikan fatwa secara luas sampai ke pelosok daerah sehingga dapat membantu suksesnya Pekan Imunisasi Nasional," imbau Menkes di di Ruang Kencana Hotel Sari Pan Pasific, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (25/7/2005).Permintaan Menkes disambut baik anggota Komisi Fatwa MUI Umar Shihab."Vaksin polio ini halal dan sah untuk digunakan," kata Umar. Menurut rencana, pemerintah akan menggelar Pekan Imunisasi Nasional pada 30 Agustus dan 27 September 2005. Tiga provinsi sebelumnya sudah menggelar dua kali vaksin polio, yakni DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Putaran pertama di 3 provinsi itu berlangsung pada 31 Mei 2005 dan dinilai memiliki cakupan yang memuaskan. Tercatat sejumlah 6.550.715 balita divaksinasi polio. Sedangkan putaran kedua yang berlangsung pada 28 Juni 2005 belum ada datanya. Namun putaran ini tidak sesukses putaran pertama. Banyak kalangan menduga hal ini terjadi karena Depkes kurang transparan menjelaskan penyebab kematian sejumlah balita sesaat setelah divaksinasi. Menurut catatan WHO, penderita polio di Indonesia saat ini mencapai 155 kasus. (aan/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini