Dari 12 ribu tersebut, warga Cilegon berusia 17 tahun secara bertahap sudah melakukan perekaman. Pemerintah sudah menyiapkan alat perekaman di delapan kecamatan yang ada di Cilegon.
"Iya udah perekaman, keseluruhannya 2018 ini 12 yang harus melakukan perekaman termasuk pemula," kata Kadisdukcapil Cilegon Soleh saat dikonfirmasi, Senin (2/7/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau KTP, blankonya siap. KTP 18 ribu tersedia, ada lebih untuk pindah data, hilang, dan rusak," ujarnya.
Soleh melanjutkan, pihaknya menargetkan pada Desember tahun ini pemilih pemula sudah melakukan perekaman, untuk mempercepat proses tersebut, pihaknya akan menerapkan siatem jemput bola ke sekolah-sekolah.
"Terus sasaran ke sekolah-sekolah rencana untuk perekaman pemula yang usia 17, kita kerjasama dengan Dindik untuk perekaman," tururnya.
Bagi yang sudah melakukan perekaman, ia mengatakan proses cetak e-KTP tidak sampai satu jam. Namun, bagi warga yang baru memulai harus menunggu 2 hari untuk mendapatkan e-KTP. (asp/asp)











































