Saintis Penemu Kaitan Rokok dengan Kanker Tutup Usia
Senin, 25 Jul 2005 10:50 WIB
Jakarta -
Ilmuwan Inggris yang pertama kali memastikan kaitan antara rokok dan kanker paru-paru, Sir Richard Doll, meninggal dunia dalam usia 92 tahun.Universitas Oxford tempat Sir Richard mengabdi menyatakan, Sir Richard meninggal dunia setelah tak lama menderita sakit, demikian dilansir ABC News Online, Senin (25/7/2005). Sir Richard pertama kali mempublikasikan studi bersama koleganya, Austin Bradford Hill, pada 1951 untuk menunjukkan bahwa rokok adalah "penyebab dan penyebab utama" kanker paru-paru. Studi ini diperkuat dengan publikasi pada 1954.Kedua saintis ini memulai risetnya dengan meneliti kebiasaan merokok para dokter dan mengamati mereka hingga bertahun-tahun. Dia ingin melihat apakah penyebab kematian para dokter itu.Hasil riset mereka menunjukkan bahwa perokok lebih memungkinkan untuk meninggal dunia karena kanker paru-paru dibandingkan mereka yang bukan perokok. Dan 10 tahun kemudian diketahui ternyata rokok lebih banyak menjadi penyebab kematian orang-orang dibandingkan aneka jenis penyakit.Petinggi Universitas Oxford, John Hood, menyatakan, hasil kerja Sir Richard tersebut telah menyelamatkan nyawa jutaan orang di dunia."Studinya tentang kaitan rokok dan kanker, penyakit jantung dan banyak gangguan kesehatan lainnya, telah menurunkan jumlah perokok yang dramatis di Inggris, utamanya di kalangan pria. Riset Sir Richard telah menyelamatkan jutaan orang," puji John Hood.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































