Buaya Kali Grogol Diduga Stres dan Ngumpet di Lumpur

Matius Alfons - detikNews
Sabtu, 30 Jun 2018 10:59 WIB
Petugas buru buaya di Kali Grogol Foto: Matius Alfons/detikcom
Jakarta - Petugas gabungan mulai menelusuri Kali Grogol, Jakarta Barat, untuk menangkap buaya yang meresahkan warga. Ada 2 tim yang dikerahkan melakukan penelusuran dengan perahu karet.

Pantauan detikcom ada 2 perahu karet yang diterjunkan ke Kali Grogol, Jalan Latumenten, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu (30/6/2018) pagi. Masing-masing terdiri dari 4 orang dari Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat dan BKSDA DKI Jakarta.

"Kami saat ini akan menelusuri keberadaan buaya sampai di mana dia akan berpindah karena aliran sungai ini yang akan jadi patokan kami. Jadi ada dua regu yang bergerak, satu ke arah kiri Sungai Gorogol dan satu ke arah kanan Sungai Grogol," kata Kepala Seksi Wilayah 2 BKSDA DKI Jakarta Bambang Yudi di lokasi.

Yudi belum bisa memprediksi di mana keberadaan buaya ini. Dia juga mengaku belum tahu soal kemungkinan buaya sudah berpindah dari lokasi. Usai penelusuran nantinya dia akan menjelaskan apakah tetap melakukan pencarian atau tidak.


'Geger! Buaya Muncul di Kali Grogol' Saksikan juga video selengkapnya di 20Detik:

[Gambas:Video 20detik]

Perburuan buaya di Kali GrogolPerburuan buaya di Kali Grogol Foto: Matius Alfons/detikcom

Menurut Yudi, cukup sulit menangkap buaya ini. Mereka sebelumnya sudah berupaya memasang jaring, namun buaya bisa lolos. Umpan ayam yang dipasang pun tidak berhasil menjerat buaya.

"Kemarin sudah ditaruh (ayam-red) tapi tidak efektif ya, karena faktor masyarakat juga menimpuk buaya itu, akhirnya stres dia," katanya.

Terkait penelusuran ini, Yudi menyebut medannya cukup sulit. Ada kemungkinan buaya bersembunyi di lumpur.

"Lumpur di sini dalam ada 3 meter buaya kan bisa bersembunyi di lumpur, dia keluar moncong saja lalu kembali ke bawah kan bisa saja namun demikian saya akan coba telusuri kemungkinan-kemungkinan apakah masih berada di sekitar sini atau tidak," sambungnya.

Buaya Kali Grogol Diduga Stres dan Ngumpet di Lumpur
(hri/hri)