Aceh Waspadai Flu Burung
Minggu, 24 Jul 2005 23:07 WIB
Aceh - Menyusul ditemukannya sejumlah kasus flu burung di Sumatera Utara (Sumut), Aceh merupakan wilayah terdekat yang kemungkinan terkena wabah flu burung dari Sumut."Meski belum ada laporan tentang penemuan kasus flu burung di Aceh ini, tapi saya minta pada warga untuk waspada dan hati-hati," kata Kepala Dinas Peternakan NAD, Syamsuddin Ali di Banda Aceh, Minggu (24/7/2005).Kewaspadaan itu sangat beralasan. Karena NAD merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Sumut. "Apalagi, untuk kebutuhan pasokan unggas, Aceh masih bergantung pada Sumatera Utara," tegas Syamsuddin.Karena itu, jajaran Dinas Peternakan NAD diminta untuk lebih memperketat masuknya pasokan unggas-unggas dari Sumatera Utara. Ia juga minta kepada para pedagang yang membeli pasokan unggas dari Sumut untuk melengkapi dokumen atau surat keterangan mengenai keterngan sehat dan bebas penyakit dari Departemen Peternakan setempat.Syamsuddin mengimbau kepada para pemilik ternak unggas agar menjaga hewan peliharaannya, untuk tidak berinteraksi dengan burung liar. Selain itu, semaksimal mungkin dihindari lalu lintas orang-orang yang keluar masuk peternakan. "Kalau ditemukan gejala-gejala pada unggas yang mengarah pada penyakit flu burung, segera laporkan dan pengiriman spesimen ke laboratorium. Unggas-unggas yang terjangkit juga harus dikubur atau dibakar," urai Syamsuddin.
(ism/)











































