Dua SPBU Terancam Tidak Dipasok BBM dari Pertamina
Minggu, 24 Jul 2005 19:17 WIB
Jakarta - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kelapa Gading dan SPBU Tanah abang Dua tidak akan menerima pasokan BBM dari Pertamina. Alasannya, dua SPBU ini terbukti melakukan kecurangan dengan mengurangi jumlah literan. "Bila tidak mengirimkan hasil tera ulang oleh Badan Meteorologi, keduanya tidak akan mendapat pasokan BBM dari Pertamina," kata Koordinator Tim terpadu (Timdu) Pengendalian dan Pengawasan Penyalahgunaan, Tjetjep Ahmad kepada detikcom, Minggu (24/7/2005).Timdu merupakan organisasi independen dibawah Kementrian Politik, Hukum dan Kemanan. Dari laporan masyarakat, kedua SPBU ini termasuk 'nakal' dengan mengurangi jumlah literan. "Puncaknya, pada kamis lalu (21/7/2005) kami lakukan sidak (Inspeksi Mendadak) ke kedua tempat tersebut," kata Tjetjep.Hasil pengecekan tera SPBU kelapa gading di Jl. Boulevard Barat Raya, Jakarta Utara, ditemukan kurang 200 mililiter per 10 liter. Sanksinya, Pertamina berikan surat peringatan pertama, yakni diwajibkan tera ulang dan minimal selama satu minggu tidak dapat pasokan. Selain itu selama tiga bulan akan diawasi bila masih melanggar akan diberi sanksi lebih berat yaitu ditutup.Sementara untuk SPBU Tanah Abang Dua Jakarta pusat ditemukan kurang 120 mililiter per 10 liter. Sanksinya, Surat peringatan pertama dari Pertamina dan akan dilakukan penghentian pasokan BBM apabila tidak berikan hasil tera ulang.Sebelumnya SPBU tanah abang dua setahun lalu pernah dikenai sanksi tidak diberikan pasokan selama 2 minggu. "Rencananya semua SPBU akan kami cek kembali, terutama SPBU yang dimata masyarakat melakukan kecurangan seperti mengurangi jumlah literan dan mengoplos," tegasnya.
(ism/)











































