Akhirnya Anggota DPR Berangkat Juga ke Luar Negeri
Minggu, 24 Jul 2005 18:51 WIB
Jakarta - 20 Anggota DPR dan empat staf Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR tetap lenggang kangkung ke luar negeri. Tetapi, para wakil rakyat ini tidak berangkat dalam satu rombongan seperti tahun lalu. Dari 24 anggota yang berangkat, hanya dua anggota DPR yang berhasil 'kepergok' wartawan di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Minggu (24/Juli/2004). Keduanya yakni Pastor Saut Hasibuan (PDS) dan Hermansyah Nasirun (PAN).Rombongan perwakilan masing-masing fraksi ini terbagi dalam dua tujuan. Rombongan pertama adalah Amerika Serikat. Sedangkan, 'kloter' kedua dengan tujuan Perancis dan Den Haag, Belanda. Rombongan pertama dengan 'dalih' studi banding ke Negeri Paman Sam yakni, Idham (PDIP), Djuhad Mahja (PPP), Hermansyah Nasirun (PAN), Bomer Pasaribu (Golkar), Pastor Saut Hasibuan (PDS), AS Hikam (PKB), Rustam E Tamburaka (Golkar). Rombongan kedua dengan tujuan Perancis dan dilanjutkan ke Den Haag di antaranya Nursjahbani Katjasungkana (PKB), Pattaniari Siahaan (PDIP), Andi Mattalata (Golkar), Mayasak Djohan (PPP) dan Agus Tjondro (PDIP). Dua anggota rombongan lainnya berasal dari komponen staf ahli untuk keperluan di masing-masing negara tujuan. Sedangkan dua anggota lainnya berasal dari Setjen DPR sebagai tenaga administrasi. Seperti diberitakan, dana untuk pembiayaan 'plesiran' anggota dewan ini sekitar Rp 930 juta. Semuanya dicomot dari APBN program tahun 2004. Bila sesuai rencana, para wakil rakyat ini akan pulang ke Tanah Air pada tanggal 29 Juli 2005. Sebelumnya, Nursjahbani Katjasungkana mengatakan bahwa segala persiapan pemberangkatan sudah dilakukan 1,5 bulan sebelumnya. "Setiap rupiah akan kita dipertanggungjawabkan," kata politisi PKB ini. Sedangkan Andi Mattalata menegaskan, bila tidak ingin menimbulkan pro dan kontra atas studi banding, sebaiknya tidak diprogramkan dalam APBN. "Lebih baik dibiayai oleh APBN daripada oleh cukong. Itu dibeli namanya," tegas Andi.
(ism/)











































