SBY Minta Mendiknas Jelaskan Tingginya Ongkos Sekolah
Minggu, 24 Jul 2005 14:11 WIB
Jakarta - Ongkos sekolah saban tahun kian meroket. Presiden SBY pun menginstruksikan kepada Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo memberikan penjelasan secara terbuka dan detail kepada masyarakat mengenai tingginya biaya pendidikan."Mestinya Mendiknas bisa menjelaskan kepada masyarakat bahwa sebenarbya tidak perlu ditarik biaya yang tinggi," kata SBY saat berdialog dengan anak-anakpeserta puncak peringatan Hari Anak Nasional di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Minggu (24/7/2005).Pernyataan tersebut menanggapi pertanyaan Irene, siswi SD kelas V penjelasan secara terbuka dan detail kepada masyarakatI Jakarta yang mempersoalkan uang sekolahnya kembali naik di ajaran baru ini. Orangtuanya pun kesulitan untuk melunasi berbagai iuran pendidikan yang dipungut sekolahnya. Rahyana, pelajar SD dari Meulaboh, Aceh, yang merupakan korban tsunami Aceh, juga melempar pertanyaan. Rahyana yang kini ditampung keluarganya di Jakarta, meminta agar pemerintah mempercepat pembangunan gedung sekolah dan sarana pendidikan lainnya yang hancur saat bencana tsunami."Untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi yang sedang berlangsung, pemerintah memang memprioritaskan sarana pendidikan disamping sarana infrastruktur seperti jalan dan jembatan," jawab Presiden.Presiden juga berjanji membantu biaya kepulangan anak Aceh yang ingin kembali meneruskan sekolah di kampung halamannya.Siapa yang ingin jadi presiden? tanya SBY sejurus kemudian. Spontan ratusan anak-anak yang hadir mengangkat tangannya dan serempak menjawab, "Saya!"Melihat semua anak yang hadir bercita-cita menjadi presiden, SBY hanya tersenyum. "Semua tidak bisa sekaligus jadi presiden. Yang penting sekarang kalian giat belajar," pesan pensiunan jenderal ini.
(nrl/)











































