Rekayasa Medis Novanto, Dokter Bimanesh Dituntut 6 Tahun Penjara

Faiq Hidayat - detikNews
Kamis, 28 Jun 2018 18:33 WIB
Dokter Bimanesh Sutarjo (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Dokter Bimanesh Sutarjo dituntut 6 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan. Bimanesh diyakini jaksa KPK bekerja sama dengan Fredrich Yunadi merekayasa sakitnya Setya Novanto.

"Menuntut supaya majelis hakim yang mengadili dan memeriksa perkara ini menyatakan terdakwa Anang Sugiana Sudiharjo terbukti bersalah," kata jaksa KPK saat membacakan tuntutan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (28/6/2018).


Jaksa KPK menyatakan Bimanesh telah membantu Fredrich untuk merawat inap eks Ketua DPR tersebut. Bimanesh menerima rekam medis Novanto dari Fredrich. Awalnya Fredrich menghubungi Bimanesh adanya Novanto yang ingin dirawat karena sakit hipertensi.

"Bahwa terdakwa (Bimanesh) lalu menyanggupi permintaan Fredrich Yunadi, padahal terdakwa mengetahui Novanto sedang mempunyai masalah hukum di KPK terkait kasus proyek e-KTP," tutur jaksa KPK.


Jaksa KPK menyebut Bimanesh telah menuliskan diagnosis hipertensi setelah Fredrich ditolak dokter jaga IGD Michael. Fredrich meminta Bimanesh mengubah perawatan menjadi skenario kecelakaan.

Bimanesh juga memerintahkan perawat Indri agar Novanto dipasangi infus anak-anak. Kemudian Bimanesh juga menempelkan tulisan 'mohon jangan dibesuk karena pasien butuh istirahat' di pintu kamar Novanto.

"Pada sekitar pukul 21.00 WIB, penyidik KPK datang ke RS Medika Permata Hijau mengecek kondisi Setya Novanto, yang ternyata tidak mengalami luka serius namun terdakwa menyampaikan ke penyidik KPK bahwa Setya Novanto sedang dalam perawatan intensif dari dr Bimanesh Sutarjo," ujar jaksa. (fai/dhn)