Polisi Inggris: Pria yang Ditembak Mati Tidak Terkait Bom

Polisi Inggris: Pria yang Ditembak Mati Tidak Terkait Bom

- detikNews
Minggu, 24 Jul 2005 07:34 WIB
Jakarta - Nampaknya, kepolisian Inggris melakukan suatu kesalahan. Pasalnya, seorang pria yang ditembak mati karena diduga sebagai pelaku serangan empat bom di stasiun kereta api bawah tanah pada Kamis (21/7/2005) ternyata bukanlah pelakunya."Untuk seseorang yang kehilangan nyawanya dalam keadaan yang demikian adalah sebuah tragedi dan satu hal yang disesalkan kepolisian," kata juru bicara Kepolisian Inggris, seperti dikutip dari kantor berita CNN, Minggu (24/7/2005).Pria itu ditembak di stasiun kereta api bawah tanah di Stockwell. Polisi telah mengawasi pria itu terkait dengan tindak lanjut dari investigasi atas percobaan serangan bom pada Kamis (21/7/2005)lalu. Pria tersebut diketahui bernama Jean Charles de Menezes (27), warga negara Brazil. Menezes telah tinggal di London selama 3 tahun. Menezes tewas setelah polisi menembaknya 5 kali di bagian kepala, karena polisi menyangka Menezes memiliki bom dan akan meledakkannya.Padahal, penembakan itu adalah suatu hal yang jarang terjadi di London. Biasanya, polisi yang bertugas di stasiun itu tidak dipersenjatai kecuali Unit Reaksi Cepat."Polisi menembak pria itu karena melawan dan menolak melakukan perintah yang diberikan oleh polisi," kata Komisaris Kepolisian Metro London, Ian Blair.John O'Connor, mantan komandan Polisi Metropolitan mengatakan, konsekuensi penembakan kemungkinan 'cukup menghebohkan'. Polisi yang menembak itu akan diancam dakwaan pidana dan petugas lainnya mungkin akan dilarang membawa senjata.Namun, kepolisian Inggris menyatakan telah menangkap tersangka kedua sehubungan dengan sebuah percobaan peledakan bom. Pria itu ditangkap di Stockwel pada Jumat (22/7/2005) malam oleh satuan anti teror. Sebelumnya, seorang tersangka lain telah ditangkap di tempat yang sama. Penangkapan itu dilakukan setelah polisi mengeluarkan gambar empat orang pria yang tertangkap kamera keamanan di tempat kejadian pada saat percobaan serangan terjadi. (atq/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads