Sumut Merupakan Daerah Ketiga Terparah Dalam Masalah Anak

Sumut Merupakan Daerah Ketiga Terparah Dalam Masalah Anak

- detikNews
Minggu, 24 Jul 2005 23:50 WIB
Medan - Potret dunia anak Indonesia menunjukkan buramnya masa depan mereka akibat belum terarahnya pembangunan sumber daya anak, termasuk di Sumatera Utara (Sumut). Masalah anak bertumpuk dan menyebabkan Sumut berada di rangking ketiga terparah di Indonesia.Hal ini disampaikan Sekretaris Eksekutif Pusat kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) Ahmad Sofian kepada wartawan di kantornya, Jalan Mustafa, Medan, Sumut, Sabtu (23/7/2005).Menurut Sofian, masalah anak yang demikian banyak dan akumulasinya menyebabkan Sumut menduduki rangking III terparah di Indonesia. Apalagi, langkah Pemerintah Sumatera Utara (Pempropsu) bersama instansi terkait dalam mengatasi berbagai masalah anak masih sebataslahirnya kebijakan-kebijakan tanpa diikuti implementasi kebijakan."Kebijakan biaya pendidikan gratis di tingkat sekolah dasar, belum bisa diimplementasikan oleh pemerintah, dan publik mengetahui kenyataan tersebut, bahwa di mana-mana sekolah masih memungut biaya," kata Ahmad Sofian.Kondisi itu, lanjut Sofian, semakin diperburuk dengan terjadinya gempa bumi di Nias. Apalagi, rekonstruksi dan perlindungan terhadap anak yang dilakukan pemeritah belum berjalan sesuai yang diharapkan. Akibatnya, masalah anak menjadi semakin kompleks."Masalah anak belum menjadi agenda prioritas dalam pembangunan. Kekurangan gizi, busung lapar, trafficking dan kekerasan terhadap anak serta masalah biaya dan kualitas pendidikan anak masih menuntut kebijakan yang dapat diimplementasikan," kata dia.Untuk itu, Sofian mngharapkan pemerintah agar memperhatikan kesejahteraan guru. Salah satu upaya yang dapat ditempuh, intensif guru harus dianggarkan dari APBD Sumut.Selain itu, buruknya manajemen penanganan masalah anak perlu diperbaiki, merubah perspektif kebijakan yang berpihak kepada anak-anak, baik yang dalam kondisi sulit maupun yang memang memerlukan perlindungan khusus. (atq/)


Berita Terkait