Al Qaeda Klaim Bertanggung Jawab Atas Bom Mesir
Sabtu, 23 Jul 2005 19:03 WIB
Jakarta - Sama halnya dengan bom di London, jaringan Al Qaeda kembali mengaku bertanggung jawab atas serangan bom di kawasan wisata Sharm el-Sheikh, Mesir. Pengakuan ini dituliskan dalam situs internet."Para mujahiddin telah menghancurkan pengikut salib, kaum Zionis, dan rezim kafir Mesir di Sharm el-Sheikh," demikian pernyataan mereka di internet seperti dikutip dari kantor berita Reuters, Sabtu (23/7/2005).Lokasi pengeboman, yaitu di Resor Sharm el-Sheikh, Laut Merah, Mesir, pada pukul 01.30 waktu setempat, merupakan resor favorit bagi turis asing. Tapi, bagi jaringan al-Qaeda, tempat tersebut dipenuhi oleh kaum Zionist dan pengikut salib. Untuk itu perlu dihancurkan."Operasi ini adalah bagian dari respon terhadap serangan global yang telah mengakibatkan darah kaum Muslim tertumpah di Irak, Afghanistan, Palestina, dan Chechnya," dalam pernyataan itu.Sebuah group sejenis Al Qaeda yang bernama Brigade Abdullah Azzzam juga mengaku bertanggung jawan. Dia juga mengklaim telah melakukan pengeboman pada April yang lalu untuk menyerang sejumlah turis di beberapa hotel.Hingga saat ini, terdapat 83 orang tewas dan 23 orang dalam kondisi kritis. Selain itu, 35 korban luka-luka dilarikan ke Kairo untuk perawatan khusus. Presiden Irak Hosni Mubarak telah tiba di kawasan Sharm el-Sheikh untuk meninjau lokasi dan korban ledakan bom.
(atq/)











































