Ketika Koalisi PDIP-PKS-PAN Berbuah Manis di Sulsel

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Rabu, 27 Jun 2018 20:03 WIB
Foto: dok. detikcom
Jakarta - PDIP dan PKS berkoalisi di tiga pemilihan gubernur di Pilkada 2018, salah satunya di Sulawesi Selatan (Sulsel). Berbarengan dengan PAN, koalisi ketiganya berbuah manis saat Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman unggul dalam hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei.

Pilkada Serentak 2018 sering dikaitkan dengan pilkada rasa pilpres. Sulsel pun menjadi salah satu dari lima provinsi dengan jumlah pemilih terbesar. Ada 6.022.298 pemilih di Sulsel yang dinilai cukup berpengaruh pada Pilpres 2019.

Namun PDIP justru berkoalisi dengan PKS, yang secara nasional berseberangan, mengusung pasangan Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman, yang hari ini hasilnya berbuah manis. Menurut hitung cepat sejumlah lembaga survei, Nurdin-Sudirman unggul dengan raihan 42,89% hingga 44,13% suara atas tiga cagub lainnya.


Hasil quick count Pilgub Sulsel versi Saiful Mujani Research dan Consultant (SMRC) menunjukkan pasangan Nurdin-Sudirman meraih suara 42,91%. Menyusul tiga cagub lainnya Nurdin Halid (NH)-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar: 28,96%, Ichsan Yasin Limpo-Andi Muzakkar: 18,34%, dan Agus Arifin Nu'mang-Tanri Bali Lamo: 9,80%. Data quick count SMRC tersebut diambil pada pukul 16.52 WIB dengan data masuk 96,67%.


Sementara itu, menurut quick count LSI hingga pukul 16.42 WIB dengan data masuk 98,33%, keunggulan Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman tak mungkin terkejar. Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman meraih suara 42,71%. Disusul pasangan cagub-cawagub berikutnya Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar: 26,85%, Ichsan Yasin Limpo-Andi Muzakkar: 20,30%, dan Agus Arifin Nu'mang-Tanri Bali Lamo: 10,15%. (nvl/imk)