Sapu Bersih Pilgub Jawa, PPP Singgung Politik Santri-Nasionalis

Sapu Bersih Pilgub Jawa, PPP Singgung Politik Santri-Nasionalis

Indah Mutiara Kami - detikNews
Rabu, 27 Jun 2018 18:11 WIB
Arwani Thomafi
Jakarta - Calon yang diusung PPP di 3 Pilgub di Jawa saat ini menang quick count dari berbagai lembaga. PPP merasa ada 3 pesan penting dari kemenangan ini.

"Kemenangan tiga kandidat yang diusung PPP khususnya di 3 provinsi di Pulau Jawa memberi pesan penting bagi PPP," kata Waketum PPP, Arwani Thomafi dalam keterangannya, Rabu (27/6/2018).



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pesan pertama, menurut Arwani, yaitu konsolidasi internal PPP paska konflik berjalan cukup baik. Yang kedua, dia menyinggung soal politik santri.

"Eksistensi politik santri memiliki tempat di hati publik. Anggapan yang dimunculkan sebagian pihak tentang meredupnya eksistensi politik santri, terbantahkan dengan sejumlah hasil pilkada ini," ungkapnya.



Ketiga, PPP menyinggung perkawinan politik santri-nasionalis. Menurut Arwani, strategi tersebut di sejumlah daerah terbukti menjadi perpaduan ideal khas Indonesia yang mencerminkan fakta sosiologis masyarakat Indonesia.

"Pesan penting dari perhelatan ini, rakyat semakin cerdas untuk memilih kandidat kepala daerah sesuai dengan nurani dan visi misi kandidat. Pesan lainnya, Pemilu 2019 baiknya semua pihak menghindarkan diri dari politik uang, kampanye hitam serta mengeksploitasi organisasi keagamaan seperti NU untuk kepentingan jangka pendek dan pragmatis. Faktanya, hari ini upaya-upaya tersebut gagal total," kata Arwani. (imk/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads