Harlah PKB di Surabaya Batal Dihadiri Gus Dur
Sabtu, 23 Jul 2005 14:44 WIB
Surabaya - Peringatan Hari Kelahiran (Harlah) PKB ke-7 yang diselenggarakan DPW PKB Jatim pro Muhaimin Iskandar batal dihadiri Gus Dur. Kesehatan Gus Dur masih belum stabil.Tidak datangnya Gus Dur ke Gelora Pancasila, Jl. Adityawarman, Surabaya, Sabtu (23/7/2005), sempat membuat 3.000-an massa pendukung PKB Muhaimin tidak bersemangat. Padahal, Gus Dur tetap menyampaikan pidato politiknya lewat rekaman video yang diputar dengan layar lebar. Dalam pidato politiknya, Gus Dur berpesan kepada pendukungnya agar tetap memberikan dukungan moril dan politik kepada PKB Muhaimin Iskandar yang dinilainya sebagai PKB yang sah.Sikap massa juga tidak berubah saat Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyampaikan pidato politiknya. Massa terlihat adem ayem dan terkesan enggan mendengarkan pidato tersebut. Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Grup Band Dewa yang mengisi acara dalam Harlah tersebut akhirnya mampu mengobati kekecewaan massa pendukung. Massa langsung histeris begitu grup band ini naik ke atas panggung dan mengawali aksinya dengan lagu Pengeran Cinta.Tampak dalam Harlah itu Yenny Wahid, dan Nursyahbani Katjasungkana, Ketua DPD PKB Caretaker Jatim Iman Nachrowi, Mas'ud Adnan, dan Muzamil. Di sela-sela acara, kepada wartawan Muhaimin sempat menyatakan, PKB yang dipimpinnya akan terus melakukan konsolidasi sampai September. Namun setelah waktu yang ditetapkan tersebut berlalu, pihaknya tidak segan-segan melakukan pembekuan DPD, DPW dan fungsionaris PKB di DPR (recall) jika tetap melakukan tindakan yang inkonstitusional. Langkah ini ditempuh untuk menjaga kedisiplinan partai.Mengomentari rencana PKB pimpinan Alwi Shihab yang akan menggelar Muktamar II di Jawa Timur, September mendatang, Muhaimin dengan tegas mengatakan, "Itu tidak mungkin, bohong karena kitalah yang sah dan diakui pemerintah. Kalau pun mereka tetap menggelar, itu wewenangnya pemerintah."
(umi/)











































